Analisis Pengukuran Dan Pengakuan Pendapatan Terhadap Peningkatan Laba Bersih Pada Epson Service Center Palu

Analysis of Revenue Measurement and Recognition on Net Profit Increase at Epson Service Center Palu

  • Egie Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Abdul Azis Lamadjido
  • Rudin M Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Abdul Azis Lamadjido
  • Rika Suprapty Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Abdul Azis Lamadjido
Keywords: Pengakuan pendapatan, pengukuran pendapatan, laba bersih, PSAK No. 72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengakuan dan pengukuran pendapatan serta kesesuaiannya dengan PSAK No. 72 dalam meningkatkan laba bersih pada Epson Service Center Kota Palu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya fluktuasi pendapatan selama tahun 2024 yang berpotensi memengaruhi keakuratan laporan laba bersih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan cabang, bagian keuangan, dan teknisi. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan serta kebijakan akuntansi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Epson Service Center Kota Palu telah menerapkan pengakuan pendapatan berbasis accrual basis yang mengacu pada PSAK No. 72, yaitu pendapatan diakui ketika kewajiban pelaksanaan (performance obligation) telah dipenuhi, baik dari jasa servis maupun penjualan sparepart. Proses pencatatan dilakukan secara sistematis melalui koordinasi antara teknisi dan admin serta didukung oleh sistem ERP. Namun, masih terdapat kendala seperti keterlambatan input data, keterlambatan dokumen, dan proses manual yang berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan. Secara umum, pengakuan dan pengukuran pendapatan telah sesuai dengan PSAK No. 72, meskipun masih terdapat beberapa transaksi yang memerlukan penyesuaian. Fluktuasi pendapatan lebih disebabkan oleh dinamika jumlah servis dan permintaan sparepart. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pengakuan pendapatan sudah cukup baik, namun perlu peningkatan pada sistem, pelatihan, dan SOP agar laporan keuangan lebih akurat dan konsisten.

References

Anshari, I., & Ningrum, N. C. (2018). Analisis pengakuan pendapatan dan beban operasional terhadap laba bersih perusahaan pada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. Jurnal Akuntansi FE-UB, 12(2), 16–24.

Iswadi, & Khirnika. (2017). Analisis keterkaitan pengakuan pendapatan dan laba pada perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 23–34. ISSN 2301-4717.

Kodong, T. I., Sabijono, H., & Kalalo, M. Y. B. (2019). Analisis pengakuan pendapatan dan beban dalam penyajian laporan laba rugi pada PT Sederhana Karya Jaya. Jurnal EMBA, 7(3), 4397–4406. https://doi.org/ISSN2303-1174

Manegeng, P. N., Sondakh, J. J., & Pusung, R. J. (n.d.). Analisis pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan pendapatan menurut SAK ETAP pada PT. Metta Karuna Jaya. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi.

Marcellina, S. R. (n.d.). Analisis pengukuran dan pengakuan pendapatan pada PT. BNI Syariah Cabang Gresik. Universitas Negeri Surabaya. Retrieved from lina_unguholic@yahoo.com

Veronica, V., Lestari, U. P., & Metekohy, E. Y. (2018). Analisis dampak penerapan pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan perusahaan real estat di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018. Jurnal Akuntansi, volume dan nomor tidak disebutkan, 966–968.

Windyanita, D., Cahya, M., Khafida, F. N., & Yulikasari. (2023). Pengaruh pengakuan pendapatan terhadap laporan laba rugi pada perusahaan Depo Air Minum, Surabaya. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(1), 206–213. https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/sentri

Published
2026-06-19
Section
Article