Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Tanamas Industry Cirebon

Analysis Of The Effect Of Workload And Compensation On Employee Performance At Pt Tanamas Industry Cirebon

  • Arya Ramanda Putra Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
  • Triya Al Bahktiar Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Indonesia
  • Ilham Zul Qhornain Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Indonesia
  • Eteh Resa Asyifa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Indonesia
Keywords: Beban Kerja, Kompensasi, Kinerja Karyawan, Industri Rotan, PT Tanamas Industry.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Tanamas Industry Cirebon, perusahaan manufaktur furnitur berbahan rotan dan kayu jati. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap 83 karyawan bagian produksi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja yang tinggi berdampak pada kelelahan fisik dan mental, menurunkan efisiensi, ketelitian, serta konsentrasi kerja. Sementara itu, sistem kompensasi yang masih terbatas pada gaji pokok dan uang kehadiran belum sepenuhnya mencerminkan keadilan dan proporsionalitas terhadap beban kerja yang dihadapi. Ketidakseimbangan ini menimbulkan persepsi ketidakadilan, menurunkan motivasi, dan berdampak negatif pada kinerja. Penelitian ini menegaskan bahwa keseimbangan antara beban kerja dan kompensasi merupakan faktor kunci dalam menjaga motivasi serta kinerja karyawan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan melakukan penataan ulang beban kerja secara proporsional dan mengembangkan sistem kompensasi berbasis kinerja yang lebih adil dan adaptif terhadap kontribusi karyawan.

References

Adams, J. S. (1965). Inequity in social exchange. New York: Academic Press.
Campbell, J. P. (1990). Modeling the performance prediction problem in industrial and organizational psychology. Palo Alto, CA: Consulting Psychologists Press.
Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Herzberg, F. (1959). The motivation to work. New York: John Wiley & Sons.
Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2011). Human resource management (13th ed.). Mason, OH: South-Western Cengage Learning.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Milkovich, G. T., & Newman, J. M. (2005). Compensation (8th ed.). New York: McGraw-Hill.
Robbins, S. P. (1996). Organizational behavior: Concepts, controversies, applications. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Suryadewi, K. A., Sintaasih, D. K., & Giantari, I. G. A. K. (2020). Pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 8(2), 115–126.
Suweleh, A., & Prasetya, A. (2024). Pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 12(1), 45–58.
Tarwaka. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.
Vroom, V. H. (1964). Work and motivation. New York: John Wiley & Sons.
Published
2026-01-30
Section
Article