ANALISIS KANDUNGAN ZAT KAPUR (CaCO3) DAN Escherichia coli AIR MINUM DI WILAYAH PENGUNGSIAN DESA LOLU KABUPATEN SIGI

Moh. Miraj Noor(1*), Andi Bungawati(2), Mohamad Andri(3)


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.820

Abstract


Air Minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 492/2010 Pasal 3, “Air minum aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi dan radioaktif yang dimuat dalam parameter wajib dan tambahan”.

Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif yang bartujuan untuk mengetahui kandungan zat kapur (CaCO3) dan Escherichia coli pada air minum di pengungsian Desa Lolu, Kabupaten Sigi.

Hasil yang diperoleh dari analisis yang dilakukan di UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menunjukan kandungan zat kapur (CaCO3) di dua titik pengambilan sampel dengan jumlah kesadahan yaitu, Water Treatment I (262,81 mg/L) dan Water Treatment II (129,62 mg/L). Hasil pemeriksaan kandungan Escherichia coli pada air minum Water Treatment I (0 MPN/100ml) dan WaterTreatment II (0 MPN/100ml). Dari hasil ke dua parameter yang di uji  bahwa analisis kualitas air minum yang ada di pengungsian Desa Lolu, memenuhi persyaratan Peraturan Mentri Kesehatan No.492/2010 dan layak untuk dikonsumsi masyarakat yang ada di sekitar pengusian Desa Lolu.

Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi untuk lebih Mengoptimalkan pengawasan terhadap air siap minum yang ada dipengungsian dengan melakukan pemeriksaan secara berkala mengingat banyak masyarakat sekitar pengungsian yang mengonsumsi air minum tersebut. 

 

Kata Kunci: Zat Kapur, Escherichia coli , Air Minum


Full Text:

PDF

References


Ardian, M. (2009). Peranan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara (WALHI-SU) Untuk Mempengaruhi Kebijakan Pemerintah Dalam Mengatasi Pencemaran Air Di Sungai Deli.

Putri, N. L. (2018). Identifikasi Kualitas Mata Air Sebagai Sumber Air Minum Tanpa Pengolahan Di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Tahun 2018 .

Nurlina, M. (2017). Analisis Kualitas Air Sumur Dangkal Di Kecamatan Bontoala Kota Makassar.

Rahman, R. N. (2018). Evaluasi Potensi Bendung Trani Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Irigasi Di Daerah Irigasi Trani Kabupaten Sukoharjo .

Utami, M. H. (2017). Penentuan Kesadahan Total dan Warna pada Air Minum di Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Amyati, A. (2018). Kualitas Air Sumur Gali Ditinjau Dari Parameter Mikrobiologis Di Tepi Sungai Gajah Wong Yogyakarta. Journal Of Health Studies.

Purhadi, A. L. (2017). Perbedaan Antara Air Minum Yang Dimasak Dengan Air Minum Ultraviolet Terhadap Adanya Bakteri Escherichia Coli Di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.Indrajaya, 2018.


Article Statistic

Abstract view : 55 times
PDF views : 94 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.