FAKTOR RISIKO KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGURARA KELURAHAN DUYU KOTA PALU

Wildani Dwi Diniyah(1*), Firdaus J. Kunoli(2), Finta Amalinda(3)


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.791

Abstract


Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung hingga alveoli, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA masih merupakan masalah kesehatan utama yang banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit ISPA juga merupakan penyakit yang sangat sering dijumpai dan merupakan penyebab kematian paling tinggi pada anak balita.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, yang bertujuan untuk mengetahui apa saja factor risiko kejadian ISPA pada anak balita.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara paparan asap rokok dan kejadian penyakit ISPA pada anak balitadibuktikan dengan uji statistik dengan nilai nilai P = 0,018 P < 0,05, dan paparan asap rokok merupakan faktor risiko terhadap kejadian ISPAOdds Ratio (OR=3,133).Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak balitadengannilai P= 0,000 <  P 0,05 danbukan faktor risiko tetapi sebagai faktor protektif terjadinya penyakit ISPA (OR= 0,124; 95% CI= 0,048-0,32). SedangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara riwayat BBLR dengan kejadian ISPA pada anak balitadengan uji statistik dengan nilai nilai P= 0,742 ˃ 0.05,  dilihat dari nilai Odds Ratio  (OR = 0,641) berarti BBLR bukan merupakan faktor risiko terjadinya penyakit ISPA pada anak balita.

Bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat mempertahankan promosi kesehatan yang telah ada agar dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian balita yang disebabkan oleh penyakit ISPA.

 

Kata Kunci: Paparan Asap Rokok, ASI Eksklusif, BBLR, ISPA


Full Text:

PDF

References


Anggraeni, F, D. (2014). Hubungan Antara Riwayat Pemberian Asi Eksklusif dan Kejadian ISPA pada Bayi Umur 1 Tahun Di RSUD Panembahan Senopati Bantul. . Jurnal Keperawatan, Volume 2 no 5.

Asriati. (2014) . Analisis Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak Balita. Jurnal Medula. Vol 1 no 2.

Asih, Y. (2017). Hubungan Status Gizi dan Paparan Rokok dengan Kejadian ISPA pada Balita di Sukaraja Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Volume Vii No.1 , 41-47.

Dita Maharani, F. F. (2017). Profil Balita Penderita Infeksi Saluran Nafas Akut Atas di Poliklinik Anak RSUP DR. M. Djamil Padang Tahun 2012-2013 . Jurnal Kesehatan Andalas Vol 6, no 1, 152-157.

Efni Yulia, Rizanda Machmud, dan Pertiwi Dian (2016). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Padang. Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 2

Imaniyah Ervi, Irma Jayatmi (2019). Determinan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia. Vol 9 No .

Nur F, Yulvira Febriani, dan Angesti Nugraheni (2018). Hubungan Antara Status Imunisasi dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Ngoresan Surakarta. Jurnal Kesehatan dan Aplikasinya Vol 6, No 1 , 9-11.

Pangaribuan, S. (2017). Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah dengan Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas Remu Kota Sorong. Global Health Science, Volume 2 Issue 1, 7-10.

Syahputran, Hadi. Dkk. (2014). PErbandingan Kejadian ISPA Pada Balita pada Keluarga yang Merokok di Dalam Rumah dengan Keluarga yang Tidak Merokok. Jurnal Keperawatan, Volume 2 no 1, 7-14.

Sirait, S. H. (2017). Pengaruh Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian ISPA pada Anak Batita di Puskesmas Singosari Kota Pematangsiantar . Global Health Science, Volume 2 Issue 1, 70-79.

Timbayo , A. (2017). Hubungan Antara Pengetahuan Ibu, Pemberian ASI Eksklusif, Perilaku Merokok Dalam Rumah dan Jenis Bahan Bakar Memasak dengan Kejadian ISPA pada Balita di Desa Marinsouw dan Pulisan Kabupaten Minahasa Utara. Media Kesehatan, Vol 9, No 3.


Article Statistic

Abstract view : 429 times
PDF views : 243 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.