PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT CHIKUNGUNYA DI DESA BUNTUNA KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI

Fitriana Fitriana(1*), Munir Salham(2), Ahmad Yani(3)


(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.753

Abstract


Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus chikungunya   ( CHIK Virus) merupakan RNA virus yang termasuk dalam genus Alphavirus. Penyakit chikungunya dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang mampu melumpuhkan tubuh. Nyamuk tersebut juga sama dengan nyamuk yang mengirimkan demam berdarah,infeksi virus yang ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencegahan masyarakat terhadap penyakit chikungunya di Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli.Metode yang digunakan adalah kualitatif Dekskriptif dengan tekhnik pengumpulan data melalui studi perpustakaan dan penelitian lapangan yaitu penelitian yang mendalam kepada masyarakat Desa Buntuna di lihat melalui tingkat pengetahuan dan sikap pencegahan masyarakat terhadap penyakit chikungunya. Informan ditentukan dengan tekhnik purposive  sampling yaitu sebanyak 5 informan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat pengetahuan dan sikap pencegahan penyakit chikungunya sudah di mengerti oleh masyarakat ,  hanya saja masih di butuhkan sosialisasi lebih mendalam dan merata di wilayah ini oleh petugas kesehatan agar masyarakat lebih menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit chikungunya.Diharapkan bagi pemerintah dan instansi kesehatan dapat mengoptimalkan sosialisasi dan penyuluhan penyakit chikungunya secara keseluruhan dan berkelanjutan demi mencapai kesehatan maksimal.

Kata Kunci      : Persepsi, Masyarakat ,Chikungunya.


Full Text:

PDF

References


Achmadi, UF . 2015. Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah. Jakarta : UI-Press.

Ahrens, CD. 2011. Meteorologi Today: An Introduction toWeather,Climate,and the Environment, 9th Ed. California: Brooks/Cole Canggage Learning.

Asrori, 2015 . Definisi persepsi Diakses tanggal 18 desember 2018 23:00

Adrian , 2011. Pengertian persepsi . Wilayah Jakarta. UI-Press

Chakkaravarthy , VM , Vincent , S , & Ambrose, T. 2016. “ Novel Approach of Geographic Information System on Recent Outbreaks of Chikungunya in Tamil Nadu, India” . Journal ofEnviromental Science and Technology.

Centers for Disease Control and pravention . 2016. Chikungunya . Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 19 januari 2012 tersedia dari

Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli , 2017. Profil kesehatan Kabupaten Tolitoli. Kabupaten Tolitoli

Ditjen PP & PL. 2016. Petunjuk Tekhnis Pemberantasan Nyamuk Penular Penyakit Demam berdarah DBD. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Notoadmodjo , 2010 . Soekidjo. 2012. Metodelogi penelitian kesehatan . Jakarta : Rineka Cipta.pp. 35-8, 124-5,26,107. National Institute of Communicable Disease of India. 2015. Chikungunya fever. Directorate General of Health Services

National Insitute of Comunicable Disease,2015. Chikungunya Fever Directorate of National Vector Disease Programe. Diakses pada 15 februari 2012

Powers, A. M . 2015 , 2015. Challenges and Insight Towards Understanding The Reemergence of chikungunya. Regional Emerging Disease Intervention. Diakses pada 15 Februari 2012.

Pialoux, G. 2013 . “chikungunya , An Epidemic Arbovirosis “. The Lancent Infections Disease. ( pp.319-327)

Robbins, 2015, Definisi persepsi masyarakat, skripsi Universitas Indonesia.

: Kementerian Kesehatan Repoblik Indonesia

Sin . LY. 2016 . Challenges and Insight Towards Understanding The Reemergence of chikungunya. Regional Emerging Disease Intervention . Diakses pada 15 februari 2012.

Fever. New Delhi : WHO-SEARO

World Health Organization. 2013., Guidelines for Prevention and Controlof Chikungunya Fever . New Delhi : WHO-SEARO

World Health Organization. 2010. Controling and ManagingChikungunya Fever Outbreak in Maldives : WHO-SEARO

World Health Organization , 2011 . Chikungunya World HealthOrganizaion. Diakses pada 31 Januari 2011.


Article Statistic

Abstract view : 164 times
PDF views : 165 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.