MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN DI TK NEGERI MODEL TERPADU MADANI

Murni Murni(1*), Abdul Salam(2), Samsidar Samsidar(3)


(1) Bagian PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.511

Abstract


Masalah penelitian adalah apakah kemandirian anak dapat di tingkatkan dengan kegiatan Bermain Peran. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian melalui kegiatan Bermain pada kelompok B Paud Negeri Model Terpadu Madani. Kemandirian Belajar sangat penting untuk mendukung jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B Paud Negeri Model Terpadu Madani berjumlah 15 anak, terdiri dari 9 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Lokasi Paud madani Jalan Soekarno Hata Astoria Kelurahan talise Kecamatan Palu Timur Kota Palu. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan dua kali pertemuan masing – masing tahapan, yaitu perencanaan, pelaksaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah di uraikan sebelumnya di simpulkan bahwa kemandirian belajar  padapeserta didik Paud Negeri Model Terpadu Madani meningkat dengan kegiatan bermain peran. Hal ini dapat dilihat pada kenaikan frekuensi dan presentase yang terjadi pada kondisi awal dari 15 anak yang terampil hanya 5 anak atau (33%)  terdiri  dari 1 anak yang Berkembang Sangat Baik dan  4 anak yang Berkembang Sesuai Harapan  pada siklus I menjadi 11 anak atau (73%) terdiri dari 5 anak yang Berkembang Sangat Baik  dan 6 anak yang Berkembang Sesuai Harapan  dan pada siklus 2 meningkat  menjadi 14 anak atau  (93%) yang terdiri 12 anak yang Berkembang Sangat Baik dan 2 yang Berkembang Sesuai Harapan.


Full Text:

PDF

References


Kemmis 1993. Penelitian Tindakan Kelas Investigasi Terkendali. Bandung: Yrama Widya.

Rafiuddin, R., Basri, M., & Azis, M. (2017). URGENSI PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR WILAYAH II KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI SELATAN. In Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017 (pp. 147–157).


Article Statistic

Abstract view : 1 times
PDF views : 4 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.