ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PETANI GARAM DI KELURAHAN TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU

Koharno Koharno(1*), Rafiuddin Rafiuddin(2), Irmawaty Irmawaty(3)


(1) Bagian Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian Ekologi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.478

Abstract


Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan potensi sumberdaya kelautan baik hayati maupun non hayati yang sangat besar. Salah satu kekayaan sumber daya kelautan non hayati yang dimiliki Indonesia adalah garam. Sebagai negara maritim dengan wilayah yang sebagian besar merupakan lautan, Indonesia mempunyai banyak potensi ekonomi yang bersumber dari kekayaan laut ironisnya Indonesia masih menjadi importir garam yang cukup besar terutama pada garam beryodium dan garam Industri. Salah satunya adalah Kelurahan Talise adalah daerah penghasil garam di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian yang di arahkan untuk peningkatan pendapatan dan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan petani garam di Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus pada tahun 2017. Lokasi penelitian di Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Penetapan sampel dilakukan dengan metode sampel (Random Sampling), Sebagai Dokumentasi pelaksanaan dan pendekatan Responden melalui Observasi, Wawancara, Quesioner dimana jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian 30 Responden penelitian jumlah dari populasi yang ada di Kelurahan Talise sebanyak 80 usaha petani garam. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Pendapatan dan Kelayakan. Hasil analisis pendapatan yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pada petani garam di Kelurahan Talise sebesar Rp 6.912.300 ton/ha. Hasil analisis kelayakan yang diperoleh menunjukkan Nilai Return CostRatio (R/C-ratio) sebesar 2,5 menunjukkan R/C >1, maka usaha petani garam di Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu layak untuk diusahakan.


Full Text:

PDF

References


Burhanuddin. 2001. Strategi Pengembangan Industri Garam di Indonesia. Kanisius, Yogyakarta.

Burhanuddin. 2010. Prosiding Forum Pasar Garam Indonesia. Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non-Hayati. Departemen Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Hadisapoetra. 2007. Biaya dan Pendapatan Dalam Usahatani. Yogyakarta Departemen Ekonomi Pertanian Universitas Gajah Mada.

Purbani, D. 2010. Proses pembentukan kristalisasi Garam. pdf. Diakses pada tanggal 10 Juli 2017.

Suratiyah. K. 2009. Ilmu Usaha Tani. Jakarta: Penebar Swadaya.

Soekartawi. 2010. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Rafiuddin, R., Basri, M., & Azis, M. (2017). URGENSI PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR WILAYAH II KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI SELATAN. In Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017 (pp. 147–157).

Rafiudin. (2012). SISTEM ADMINISTRASI PENGELOLAAN HUTAN (STUDI KASUS) PADA KANTOR DINAS KEHUTANAN KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH. Jurnal Sains Dan Teknologi, 13(1), 37–49.

Rafiudin, & Alam, A. S. (2016). STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM HKM DI DESA TRANS SAUSU KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH. In Seminar Internasional Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako Palu (Vol. 1, p. 59).

Nuraeni M. 2012. Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Jagung. Faerta Agribisni. Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah. (Skripsi).


Article Statistic

Abstract view : 83 times
PDF views : 148 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.