ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI SAYURAN ORGANIK DI CV. RAHAYU DESA SIDERA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

Nidaul Nidaul(1*), Muh. Syaifuddin Nasrun(2), Irmawaty Irmawaty(3)


(1) Bagian Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian Budidaya Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.474

Abstract


Pembangunan pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan perekonomian nasional (pro growth), penciptaan lapangan kerja bagi penduduk pedesaan (pro job) dan pengurangan kemiskinan (pro poor). Pembangunan pertanian yang dicapai melalui upaya peningkatan pendapatan, produksi, produktivitas usahataninya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan tingkat kelayakan pada usahatani sayuran organik (brokoli, selada, bayam merah, kangkung dan sawi pakchoi) di CV.  Rahayu Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di  CV. Rahayu Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dari bulan Januari hingga Maret 2018. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive). Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan kelayakan Revenue Cost Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan per satu kali musim tanam yaitu pendapatan brokoli sebesar Rp 5.590.400/300 m², selada sebesar Rp 3.784.400/300 m², bayam merah Rp 3.964.400/150 m², kangkung sebesar Rp 3.551.400/150 m² dan sawi pakchoi Rp 3.079.400/150 m². Usahatani sayuran organik (brokoli, selada, bayam merah, kangkung dan sawi pakchoi) di CV. Rahayu Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi layak diusahakan dengan nilai R/C atas brokoli sebesar 2,7, selada sebesar 2,6, bayam merah sebesar 2,6, kangkung sebesar 2,5 dan sawi pakchoi sebesar 2,3. Menunjukkan bahwa R/C > 1, yang artinya bahwa setiap Rp 100 yang dikeluarkan oleh CV. Rahayu akan memperoleh penerimaan brokoli sebesar  Rp 260, selada sebesar Rp 230, bayam merah sebesar Rp 260, kangkung sebesar Rp 250 dan sawi pakchoi sebesar Rp 230.


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah. 2015. Produksi dan Produktivitas Petani Sayuran. Sulawesi Tengah.

Pracaya. 2007. Bertanam Sayuran Organik di Kebun, Pot dan Polibag. Jakarta. PT. Penebar Swadaya.

Rusmono, M. 2010. Pemantapan Penyuluhaan Pertanian Guna Mewujudkan Industri Unggul Berkelanjutan Berbasis Sumberdaya Lokal. Sinar Tani Edisi 29 Desember 2014 Januari 2011 No 3386 Tahun XII.

Rafiuddin, R., Basri, M., & Azis, M. (2017). URGENSI PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR WILAYAH II KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI SELATAN. In Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017 (pp. 147–157).

Rafiudin. (2012). SISTEM ADMINISTRASI PENGELOLAAN HUTAN (STUDI KASUS) PADA KANTOR DINAS KEHUTANAN KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH. Jurnal Sains Dan Teknologi, 13(1), 37–49.

Rafiudin, & Alam, A. S. (2016). STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM HKM DI DESA TRANS SAUSU KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH. In Seminar Internasional Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako Palu (Vol. 1, p. 59).

Soekartawi. 2002. Teori Ekonomi Produksi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

SPOI. 2017. Statisik Pertanian Organik Indonesia.http//www.pse.litbang.pertanian.go.id. (27/02/2018).

Yustika, A.E. 2005. Menjinakkan Liberalisme Rentalisasi Sektor Pertanian dan Kehutanan. Pustaka Peajar. Yogyakarta.


Article Statistic

Abstract view : 85 times
PDF views : 49 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.