ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA BAWANG PUTIH GORENG CV. SOFIE LOCALFOOD DI KOTA PALU

Malinda Malinda(1*), Haeruddin Haeruddin(2), Syaiful Bachri(3)


(1) Bagian Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian Budidaya Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.473

Abstract


Sektor pertanian dan industri merupakan sektor yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Pertanian sebagai penyedia bahan baku, sedangkan industri mengolah  hasil  pertanian  untuk  meningkatkan  nilai  tambah.  Industri  kecil  mempunyai peranan sangat besar terhadap roda perekonomian suatu negara. Industri kecil yang mengolah hasil-hasil  pertanian  (agroindustri)  tahan  terhadap dampak  krisis  ekonomi,  bersifat  padat karya  dan  merupakan  salah  satu  alternatif  dalam  membangun  kembali  perekonomian Indonesia saat ini. Industri kecil juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar perusahaan, serta dapat menciptakan nilai tambah bagi produk pertanian khususnya pangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha bawang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini dilaksanakan pada  CV. Sofie Localfood di Kota Palu. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober sampai dengan Desember 2017. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara dan melalui angket/kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan Secara ekonomis usaha bawang putih goreng yang dilakukan oleh CV. Sofie Localfood Palu menguntungkan atau layak untuk diusahakan, melihat dari nilai R/Cratio  adalah 1,32. Artinya setiap Rp 1000 biaya yang dikeluarkan akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.32,  apabila  biaya  yang dikeluarkan Rp.1.000.000  maka  akan  memperoleh  penerimaan sebesar RP. 1.320.000.


Full Text:

PDF

References


Assauri, S. 2004. Manajemen Pemasaran. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Godam. 2006. Pengertian, Definisi, Macam, Jenis dan Penggolongan Industri di Indonesia. perekonomian bisnis.

Hongren, Charles T, et al. 2008. Akuntasi Biaya. Edisi 7. PT. INDEKS kelompok Gramedia. Jakarta.

Mohar. 2005. Metode Penelitian Sosial Ekonomi. Bumi Aksara, Jakarta. Nazir. 2011. Metode Penelitian. Jakarta, Ghalia Indonesia.

Rafiuddin, R., Basri, M., & Azis, M. (2017). URGENSI PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR WILAYAH II KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI SELATAN. In Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017 (pp. 147–157).

Rafiudin. (2012). SISTEM ADMINISTRASI PENGELOLAAN HUTAN (STUDI KASUS) PADA KANTOR DINAS KEHUTANAN KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH. Jurnal Sains Dan Teknologi, 13(1), 37–49.

Rafiudin, & Alam, A. S. (2016). STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM HKM DI DESA TRANS SAUSU KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH. In Seminar Internasional Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako Palu (Vol. 1, p. 59).

Nurlea. 2008. Pengaruh corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan dengan presentase kepemilikan manajemen sebagai variabel moderating. (Studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek Jakarta ).

Purwaningsih, 2006. Teori Ekonomi Produksi, Rajawali Press, Jakarta.

Qudratullah, Mohammad F., Sri Utami Zuliana dan Epha Diana Supandi. 2012. Statistika. SUKA- Press UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Wahyuni, Y. 2012. Dasar-Dasar Statistik Deskriptif. Nuha Medika. Yogyakarta.

Wijaya MA, Anindita R, Setiawan, B. 2014. Analisis Volatilitas Harga Volalitilitas Spillover Dan Trend Harga Pada Komoditas Bawang Putih (Allium sativum L.). AGRISE 14: 128-143


Article Statistic

Abstract view : 11 times
PDF views : 74 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.