Surya Teknika https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST Jurnal Surya Teknika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu en-US Surya Teknika 3063-055X RESPON STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG SEKOLAH MODULAR DENGAN ANALISIS PUSHOVER https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/10668 <p>Indonesia berada pada wilayah dengan aktivitas seismik tinggi, sehingga bangunan publik seperti gedung sekolah rentan terhadap kerusakan akibat gempa bumi. Sistem bangunan modular Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) menjadi alternatif untuk percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik gedung sekolah ketidakberaturan dengan sistem modular RISHA. Metode yang digunakan adalah analisis statis nonlinier (<em>pushover analysis</em>) dengan bantuan perangkat lunak SAP2000. Hasil analisis gaya dalam menunjukkan bahwa elemen struktur mampu menahan beban gravitasi dan lateral dengan rasio kapasitas di bawah batas izin. Analisis simpangan antar lantai menunjukkan bahwa lantai 1 memenuhi batas izin, sedangkan lantai 2 tidak memenuhi batas simpangan, hal ini disebabkan karena distribusi kekakuan yang tidak merata dan sambungan antar modul yang bersifat semi-rigid. Berdasarkan analisis pushover dengan batas simpangan 2% tinggi bangunan (120 mm), kinerja struktur berada pada tingkat <em>Immediate Occupancy</em> (IO) pada kondisi maksimum simpangan total dan <em>Damage Control</em> pada kondisi maksimum simpangan in elastis. Hal ini menunjukkan bahwa deformasi dan kerusakan struktural masih bersifat terbatas, sehingga sistem modular RISHA berpotensi diterapkan sebagai gedung sekolah di wilayah rawan gempa dengan peningkatan kekakuan struktur pada lantai atas</p> Afsa Luxij Nurdiansyah Erma Desimaliana Ratih Dewi Shima Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 1 10 10.31934/jst.v3i3.10668 DETAILING SAMBUNGAN STRUKTUR BAJA GEDUNG REST AREA JALAN TOL RUAS PALEMBANG–BETUNG STA 71+000 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/10825 <p>Detailing sambungan memegang peran penting pada struktur baja bangunan rest area karena menentukan kontinuitas aliran gaya, kemudahan ereksi, dan keandalan perilaku saat menerima beban gravitasi serta gempa. Penelitian ini bertujuan merumuskan detailing sambungan balok–kolom, sambungan antar kolom, dan pelat dasar pada gedung rest area Jalan Tol Palembang–Betung STA 71+000. Metode yang digunakan adalah kajian deskriptif-analitis berbasis dokumen perencanaan awal, meliputi data geometri, mutu material, gaya hasil analisis, dan detail elemen, yang kemudian dievaluasi menurut SNI 1729:2020 tentang spesifikasi bangunan gedung baja struktural dan SNI 7860:2020 tentang ketentuan seismik untuk bangunan gedung struktur baja. Hasil kajian menunjukkan bahwa sambungan balok–kolom paling sesuai menggunakan end-plate baut dengan baut A325 berdiameter 27 milimeter, jarak tepi 70 milimeter, dan jarak antar baut 125 milimeter agar transfer momen dan geser berlangsung memadai. Sambungan antar kolom direncanakan menggunakan splice plate dengan delapan baut berdiameter 20 milimeter dan pelat sambung tebal 10 milimeter, sedangkan pelat dasar menggunakan pelat tebal 25 milimeter dengan empat baut angkur berdiameter 24 milimeter. Detail tersebut menunjukkan kesesuaian antara kebutuhan kekuatan, daktilitas, dan konstruktabilitas. Dengan demikian, detailing sambungan yang konsisten terhadap SNI 1729:2020 dan SNI 7860:2020 dapat meningkatkan keandalan struktur baja gedung rest area serta menjadi acuan praktis bagi perencanaan sambungan sejenis lainnya.</p> Daffa Putra Ramdani Nessa Valiantine Diredja Erma Desimaliana Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 11 18 10.31934/jst.v3i3.10825 ANALISIS KAPASITAS LENTUR DAN GESER PELAT LANTAI BETON BERTULANG CFRP DIMENSI 4.900 X 3.150 MM https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/10796 <p><em>Carbon Fiber Reinforced Polymer</em> (CFRP) merupakan alternatif tulangan nonlogam yang memiliki kekuatan tarik tinggi, berat jenis ringan, serta ketahanan korosi yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas lentur dan geser pelat lantai beton bertulang CFRP dengan dimensi 4.900 × 3.150 mm. Analisis dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak SAP2000. Hasil analisis berupa momen terfaktor (Mu) dan gaya geser terfaktor (Vu) dibandingkan dengan kapasitas lentur (ØMn) dan kapasitas geser (ØVn) berdasarkan ACI 440.1R-15. Hasil menunjukkan bahwa pelat lantai beton bertulang CFRP memenuhi persyaratan kapasitas lentur dan geser. Dengan demikian, CFRP dapat digunakan sebagai alternatif tulangan pada pelat lantai beton.</p> Nandini Octaviani Euneke Widyaningsih Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 19 24 10.31934/jst.v3i3.10796 ANALISIS POTENSI EROSI AKIBAT PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI SAMBO KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/10720 <p>Penurunan kondisi sumber daya alam, terutama tanah dan air di daerah aliran sungai telah terjadi akibat perubahan tata guna lahan. Lokasi penelitian berada di wilayah DAS Sambo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah dengan luas sebesar 4787,947 hektar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi tingkat bahaya erosi yang terjadi dan hasil analisis potensi erosi akibat perubahan penggunaan lahan. Data yang diperoleh dari BWSS III, BPKHTL, dan Dinas Kehutanan merupakan data sekunder yang mencakup peta digitasi dan data curah hujan. Data tersebut kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan ArcGIS. Hasil penelitian ini mencakup data 10 tahun terakhir dengan menggunakan metode Modifikasi USLE menunjukan erosi aktual terbesar pada tahun 2023 sebesar 102640,911 ton/tahun dan terkecil pada tahun 2016 sebesar 7932,115 ton/tahun. Erosi potensial terbesar pada tahun 2023 sebesar 9943358,497 ton/tahun dan terendah pada tahun 2016 sebesar 1307137,605 ton/tahun. Hasil dari penelitian diatas dapat simpulkan bahwa Potensi erosi akibat perubahan penggunaan lahan di DAS Sambo selama 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa tingkat erosi tertinggi terjadi pada tahun 2023 sedangkan tingkat erosi terendah terjadi pada tahun 2016. Perbedaan signifikan ini disebabkan oleh perubahan drastis dalam penggunaan lahan, dimana tutupan vegetasi mengalami penurunan yang cukup besar. Penurunan tutupan ini menyebabkan banyak area yang sebelumnya terlindungi oleh vegetasi menjadi rentan terhadap erosi. Kondisi ini diperburuk oleh faktor-faktor seperti iklim, topografi, dan aktivitas manusia yang semakin intensif.</p> Cindy Nurmaulidah Sari Vera Wim Andiese Rudi Herman Sri Warliawati Altim Setiawan Alamsyah Prawirabakti Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 25 36 10.31934/jst.v3i3.10720 Perbandingan Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Menggunakan MPDP 2024 dan Analisa Komponen (Studi Kasus Jalan Guru Tua Kabupaten Sigi) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/11884 <p>Jalan adalah jalur darat yang dibuat untuk memudahkan pejalan kaki, kendaraan, dan hewan dalam bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Jalan Guru tua di Kabupaten Sigi merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan berbagai kawasan di wilayah, saat ini kondisi jalan di ruas tersebut mengalami kerusakan yang signifikan, karena itu merancang tebal perkerasan lentur, banyak metode perencanaan telah dikembangkan, termasuk Metode Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2024 yang merupakan metode terbaru&nbsp; di Indonesia, dan metode Analisa komponen yang telah lama digunakan secara luas di indonesia. Penelitian bertujuan menganalisis tebal perkerasan lentur, di ruas Jalan Guru tua mulai STA 02+700 sampai STA 3+800. Berdasarkan hasil analisis Kondisi tanah dasar nilai CBR segmen sebesar 17%, yang menunjukkan daya dukung tanah dasar berada dalam kategori baik untuk mendukung beban lalu lintas tanpa adanya perbaikan tanah dasar, Pada metode MDPJ 2024, perencanaan dilakukan berdasarkan nilai CESA dan bagan desain perkerasan sehingga diperoleh struktur perkerasan berupa AC-WC 6 cm, lapis fondasi atas kelas A 20 cm, dan lapis fondasi bawah kelas B 15 cm sedangkan metode Analisa Komponen, perencanaan dilakukan berdasarkan nilai LER, DDT, faktor regional, indeks permukaan, serta nomogram sehingga diperoleh struktur perkerasan berupa Laston 5 cm, lapis pondasi atas 20 cm, dan lapis pondasi bawah 20 cm.</p> Wahiduddin Basry Ahmad Solihin Ansari Ansari Sindiwahyuni W. Noya Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 37 42 10.31934/jst.v3i3.11884 STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TARIK LENTUR BETON GEOPOLIMER DENGAN SUBSTITUSI PARSIAL LIMBAH KARBIT https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/11974 <p>Beton geopolimer berbasis limbah industri berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap semen Portland, tetapi kapasitas tarik lenturnya harus dipastikan karena retak awal pada elemen balok berkembang dari zona tarik. Penelitian ini mengevaluasi kuat tarik lentur beton geopolimer dengan prekursor 50% <em>fly ash</em> kelas F dan 50% limbah karbit. Proporsi agregat:binder adalah 60%:40%, prekursor:alkali aktivator 70%:30%, NaOH 10 M, dan rasio Na₂SiO₃:NaOH 1:1. Tiga balok 150 mm × 150 mm × 600 mm dirawat dengan metode membran dan diuji pada umur 28 hari. Kuat tekan pada umur 28 hari sebesar 23,67 MPa digunakan secara terbatas sebagai parameter pendamping untuk mengevaluasi persamaan empiris kuat tarik lentur. Hasil pengujian balok mencapai 2,40–2,67 MPa dengan rata-rata 2,53 MPa, simpangan baku 0,14 MPa, dan koefisien variasi 5,33%. Persamaan SNI 2847:2019, 0,62√f′c, memprediksi 3,02 MPa atau 19,07% lebih tinggi daripada hasil eksperimen. Koefisien berbasis dataset yang diperoleh adalah 0,521√f′c. Retak berkembang relatif vertikal dari serat tarik bawah dan menunjukkan keruntuhan dominan lentur. Hasil ini merupakan benchmark kelayakan awal campuran, bukan bukti kausal peningkatan akibat limbah karbit karena tidak tersedia campuran kontrol.</p> MUHAMMAD DAFFA FACHREZI Erma Desimaliana ALTIE SANTIKA ARIFIN Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 43 54 10.31934/jst.v3i3.11974 ANALISIS JALUR EVAKUASI MELALUI TANGGA UTAMA GEDUNG KAMPUS ITSB DENGAN PENDEKATAN SIMULASI https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/12026 <p>Gedung utama kampus Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB) merupakan bangunan pendidikan bertingkat empat yang pada kondisi eksisting hanya memiliki satu jalur evakuasi vertikal berupa tangga utama sebagai akses turun menuju lantai dasar. Tidak tersedianya tangga darurat atau jalur evakuasi vertikal alternatif menyebabkan seluruh penghuni bergantung pada satu jalur yang sama, sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan dan kemacetan pada area tangga serta bordes saat terjadi kondisi darurat seperti gempa bumi.</p> <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja jalur evakuasi melalui tangga utama gedung ITSB menggunakan simulasi <em>Thunderhead Pathfinder</em> <em>v2023.2.0816</em>, dengan fokus pada evaluasi waktu evakuasi total, tingkat kepadatan penghuni, serta identifikasi titik kemacetan (bottleneck) pada jalur evakuasi vertikal. Selain kondisi eksisting, penelitian ini juga menguji rekomendasi penyesuaian geometri pada area bordes/titik masuk tangga sebagai upaya mengurangi konflik arus pergerakan.</p> <p>Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting terjadi peningkatan kepadatan dan antrean pada area transisi menuju tangga serta peralihan antar lantai, terutama pada skenario dengan jumlah penghuni tinggi. Setelah dilakukan simulasi penyesuaian geometri pada area bordes pada perangkat lunak <em>Thunderhead Pathfinder</em>, pola pergerakan agen menjadi lebih terdistribusi sehingga potensi bottleneck berkurang dan aliran evakuasi lebih stabil dibandingkan kondisi eksisting. Berdasarkan pembandingan terhadap acuan standar, skenario tertentu masih berada dalam rentang waktu evakuasi standar nasional (SNI 03-1746-2000), sedangkan pada kondisi terpadat kinerja evakuasi dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas jalur tangga tunggal.</p> Rizky Febriansyah Ilham Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 55 62 10.31934/jst.v3i3.12026 PENGEMBANGAN ArzalSTR: MESIN DESAIN OTOMATIS SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS BERBASIS OPENSEES DAN SNI 2847:2019 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/12033 <p>Analisis struktur tingkat lanjut menggunakan perangkat lunak berbasis elemen hingga seperti OpenSees sangat esensial dalam evaluasi kinerja bangunan tahan gempa. Namun, kompleksitas pemindahan data matriks gaya dalam (<em>internal forces</em>) dari <em>solver</em> non-linear numerik ke tahapan pendetailan dan desain penampang sering kali menjadi hambatan komputasional yang rentan terhadap <em>human error</em> dan memakan waktu. Penelitian ini mengusulkan pengembangan ArzalSTR, sebuah kerangka komputasi analitik berbasis Python yang dirancang untuk mengatasi kesenjangan tersebut. Metodologi yang diusulkan mencakup otomatisasi ekstraksi gaya dalam dari OpenSees dan pemrosesan desain elemen struktural secara komprehensif (balok, kolom, dan pelat lantai) yang sepenuhnya patuh pada standar SNI 2847:2019 dan SNI 1726:2019. Hasil pengujian pada model Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) menunjukkan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai mesin desain penampang, tetapi secara terintegrasi berhasil memvalidasi kontrol simpangan antar lantai (<em>story drift</em>) dan mengevaluasi stabilitas efek P-Delta. Lebih lanjut, algoritma ArzalSTR mampu melakukan optimasi iterasi sengkang pengekangan secara otomatis dan dinamis dengan tetap mempertahankan kontrol kemudahan pelaksanaan (<em>constructability check</em>). Keseluruhan siklus ekstraksi dan pendetailan ini diselesaikan dengan waktu komputasi yang sangat efisien, yakni kurang dari satu menit. Inovasi perangkat lunak berbasis <em>white-box</em> ini menawarkan solusi yang transparan, akurat, dan menjanjikan lompatan efisiensi yang signifikan bagi praktisi rekayasa kegempaan maupun pengembangan riset akademis lebih lanjut.</p> Arzal M. Zain Copyright (c) 2026-08-13 2026-08-13 3 3 63 70 10.31934/jst.v3i3.12033 EVALUASI RESIKO PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3 PADA PEKERJAAN PENINGKATAN JALAN DALAM KOTA DONGGALA https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/ST/article/view/12034 <p><strong>ABSTRAK</strong> Seiring dengan pesatnya laju perkembangan pembangunan konstruksi jalan di Indonesia, maka peranan pengedalian risiko kecelakaan kerja dirasakan semakin penting. Namun pada kenyataan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara umum masih sering terabaikan. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia. Untuk mencegah kecelakaan kerja, diperlukan suatu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengatur dan dapat menjadi acuan bagi konsultan, kontraktor dan para pekerja konstruksi. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui resiko pelaksanaan penerapan dan tingkat keberhasilan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (2) Mengetahui Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek ini. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Donggala Kecamatan Banawa Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kajian pustaka dari berbagai sumber yang berkaitan. Data yang didapatkan berasal dari pengisian kuisioner yang bergerak dibidang jasa konstruksi yaitu berdasarkan sudut pandang kontraktor,dan konsultan. Berdasarkan hasil analisis total tindakan SMK3 keberhasilan penerapan di proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Dalam Kota Donggala mencapai nilai&nbsp; rata-rata 3,048, SMK3 berpengaruh baik bagi perusahaan maupn tenaga kerja itu sendiri, Hal tersebut terlihat dari keselamatan kesehatan.</p> Hasanuddin EKO WIDODO - I Putu Bayu Anggara Copyright (c) 2026 Surya Teknika 2026-08-13 2026-08-13 3 3 71 84 10.31934/jst.v3i3.12034