ANALISIS PERILAKU STRUKTUR GEDUNG KANTOR DENGAN METODE RESPON SPEKTRUM STUDI KASUS: KANTOR BPKAD PROVINSI SULAWESI TENGAH
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara kategori rawan gempa bumi, khususnya di daerah Kota Palu pada tahun 2018 silam mengalami bencana gempa bumi yang sangat dahsyat, diakibatkan adanya patahan sesar palu koro, sehingga mengakibatkan korban jiwa. hal itu karena berdekatan dengan tiga lempeng tektonik yang setiap saat dapat saling bertubrukan sehingga menghasilkan gempa tektonik. Dengan adanya kejadian gempa di Indonesia, maka dari itu diperlukan pengembangan analisis gempa terhadap struktur bangunan. Analisis respon spektrum merupakan salah satu metode yang digunakan dengan cara menganalisa hubungan antara periode struktur bangunan dengan nilai percepatan bangunan ketika terjadinya suatu gempa bumi. Penelitian ini menggunakan objek Gedung Kantor BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keamanan dari suatu gedung akibat beban gempa menurut SNI 1726-2019 yang menggunakan program SAP2000. Berdasarkan hasil analisis Gedung Kantor BPKAD Provinsi Sulawesi Tengah simpangan antar lantai dan gaya geser dasar berdasarkan analisis respon spektrum yaitu simpangan antar lantai yang terjadi pada struktur gedung lebih kecil dari pada simpangan antar lantai yang diizinkan. Adapun gaya geser yang terjadi pada struktur pada Gedung A arah X sebesar 795,684 kN dan pada arah Y sebesar 795,761 kN sedangkan Gedung B arah X sebesar 1280,082 kN dan pada arah Y sebesar 1280,235 kN, oleh karena itu struktur bangunan dinilai layak.
References
[2] Badan Standarisasi Nasional. (2019). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. (SNI 1726-2019). Jakarta: BSN.
[3] Badan Standarisasi Nasional. (2019). Persyaratan Beton Struktural Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. (SNI 2847-2019). Jakarta: BSN.
[4] Badan Standardisasi Nasional. (2020). Beban Desain Minimum dan Kriteria terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain. SNI (1727:2020). Jakarta: BSN.
[5] Bahri, Z., & Mungkin, M. (2019). Penggunaan SCR Sebagai Alarm Peringatan Dini Pada Saat Terjadi Gempa Bumi. Journal of Electrical Technology, 4(3).
[6] Elliza, I. N. (2013). Evaluasi Kinerja Struktur Pada Gedung Bertingkat Dengan Analisis Respon Spektrum Menggunakan Software ETABS V9.50 (Studi Kasus: Gedung Solo Center Point).
[7] Pangemanan, S., & Mantiri, H. G. (2017). Analisis Pushover Perilaku Seismik Struktur Bangunan Bertingkat? (Studi Kasus: Bangunan Ruko).
[8] Puskim PU. (2021). Desain Spektra Indonesia diakses dari: https://rsa.ciptakarya.pu.go.id/2021/.
[9] Rahmad. (2024) Studi Perencanaan Struktur Atas Bangunan Tahan Gempa Menggunakan Sistem Ganda (Studi Kasus: Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Palu).
[10] Wahyuningtyas, W.T., Krisnamurti, K., & Afrida, I. (2020). Analisis Ketahanan Gedung Apartemen Surabaya dengan Menggunakan Metode Respon Spektrum. BERKALA SAINTEK, 8(4), 132-139.
[11] Zhafira T, Taufiqy I, Purwanto, Mustain, & Anggraini, N. K. (2023). Dynamic Analysis of Spectrum Response and Static Equivalent of The Semarang University College Building. Journal of Civil Engineering, Building, and Transportation, 7(1), 75–79.


