STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER AKIBAT PENGARUH LIMBAH ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BINDER
Abstract
Sebagai salah satu material konstruksi alternatif yang banyak digunakan saat ini, pemanfaatan limbah abu tempurung kelapa (ATK) semakin dioptimalkan. Salah satu upaya yaitu dengan geopolimer, sehingga diperoleh mortar tanpa semen yang diinginkan. Akan tetapi, pemanfaatan limbah ATK sebagai substitusi parsial fly ash (FA) dalam campuran mortar geopolimer masih belum diteliti sehingga perlu untuk mencari kadar substitusi limbah ATK yang paling optimum untuk digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kuat tekan mortar geopolimer yang paling maksimum pada umur 7, 14 dan 28 hari dari 3 variasi kadar substitusi parsial limbah ATK terhadap FA. Variasi kadar substitusi limbah ATK terhadap FA meliputi 100%FA:0%ATK, 90%FA:10%ATK dan 80%FA:10%ATK. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa kadar subsitusi parsial limbah ATK sebesar 10% ternyata mampu menghasilkan kekuatan tekan rata-rata mortar geopolimer yang paling maksimum sebesar 41,62 MPa pada umur 28 hari. Walaupun terdapat penurunan kekuatan tekan mortar geopolimer rata-rata sebesar 22,51% untuk mortar geopolimer 90%FA:10%ATK dan penurunan kekuatan mortar geopolimer rata-rata sebesar 55,30% untuk balok mortar geopolimer 80%FA:20%ATK; tetapi dengan kekuatan tekannya mortar geopolimer dengan substitusi parsial limbah ATK ini dapat dikategorikan sebagai mortar tipe M berdasarkan SNI 6882:2014. Hal ini disebabkan semakin berkurangnya FA sebagai binder utama sehingga mortar menjadi lebih berpori dan menurun kekuatan tekannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa limbah ATK dapat direkomendasikan sebagai alternatif substitusi binder dalam campuran mortar geopolimer karena kekuatan tekan mortar geopolimer rata-ratanya di atas 17,2 MPa.
References
S. K. Angelika, E. Desimaliana and M. Khanza, "Pengaruh Subtitusi Parsial Variasi Tepung Kaca Terhadap Kuat Tekan Beton Geopolimer," RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, vol. 9, no. 2, p. 157, 2023.
E. Desimaliana, A. R. Ma'ruf and R. D. Shima, "Pemanfaatan Serbuk Cangkang Kerang sebagai Substitusi Binder pada Campuran Mortar Geopolimer," JoSC (Journal of Sustainable Construction), vol. 4, no. 2, pp. 48-53, 2025.
E. Desimaliana, R. D. Shima and F. Musyaffa, "Analisis Biaya terhadap Pengaruh Penggunaan Limbah Marmer dan Abu Sekam Padi pada Beton Geopolimer," JoSC (Journal of Sustainable Construction), vol. 3, no. 2, pp. 45-53, 2024.
M. F. Mualim, E. Desimaliana and R. D. Shima, "Pengaruh Penggunaan Abu Ampas Tebu Sebagai Substitusi Fly Ash Terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolimer," Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang, vol. 12, no. 2, pp. 186-193, 2025.
N. A. Pratama and E. Desimaliana, "Pengaruh Subtitusi Parsial Limbah Bata Ringan terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolimer," RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, vol. 10, no. 1, p. 51, 2024.
F. G. Sandika, E. Desimaliana and R. D. Shima, "Pemanfaatan Limbah Kaca Sebagai Substitusi Filler Dalam Campuran Mortar Geopolimer," RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, vol. 11, no. 1, p. 52, 2025.
A. J. Adeala, J. O. Olaoye and A. A. Adeniji, "Potential Of Coconut Shell Ash As Partial Replacement Of Ordinary Portland Cement In Concrete Production," International Journal of Engineering Science Invention (IJESI), vol. 9, no. 1, pp. 47-53, 2020.
A. Anisa, Z. Zainuri and S. W. Megasari, "Kekuatan Tekan dan Penyerapan Mortar Geopolimer dengan Bahan Tambah Limbah Abu Tempurung Kelapa," Jurnal Konstruksia, vol. 16, no. 1, pp. 34-40, 2024.
A. Setiawan, A. B. Risman, J. Juliyatna, R. Faturachman, S. Octaviani S. and H. K. Buwono, "Beton Geopolimer Abu Serabut Kelapa," Jurnal Konstruksia, vol. 6, no. 2, pp. 91-97, 2015.
A. P. Sihombing, Y. Afrizal and A. Gunawan, "Pengaruh Penambahan Arang Batok Kelapa Terhadap Kuat Tekan Mortar," Jurnal Inersia, vol. 10, no. 1, pp. 31-38, 2018.
Z. Zhafirin, Pengaruh Penambahan Abu Terbang Kelapa Terhadap Kuat Tekan Mortar Sebagai Bahan Dasar Paving Block. Tugas Akhir, Yogyakarta: Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia, 2012.
E. Desimaliana, E. Widyaningsih, A. Q. N. Kaltsum and T. I. Setiana, "Studi Eksperimental Kuat Tekan Beton Geopolimer dengan Metode Curing Pembasahan," Jurnal Proyek Teknik Sipil (POTENSI), vol. 8, no. 1, pp. 1-8, 2025.
E. Desimaliana, E. Widyaningsih and A. Q. N. Kaltsum, "The effect of curing method on geopolymer concrete compressive strength," in International Conference on Green Technology and Design (ICGTD) 2024, Bandung, 2025.
N. V. Diredja, E. Desimaliana and Y. A. Pranata, "Performance evaluation of steam and membrane curing on geopolymer mortar with fly ash and carbide waste," in The 2nd International Conference on Sustainable Environment, Development, and Energy (CONSER 2025), Yogyakarta, 2026.
T. Hidayattulloh and E. Desimaliana, "Pengaruh Oven Curing Terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolimer dengan Substitusi Limbah Karbit," JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil, vol. 6, no. 1, pp. 470-476, 2025.
A. Q. N. Kaltsum and E. Desimaliana, "Studi Eksperimental Kuat Tekan Mortar Geopolimer Substitusi Limbah Kaca sebagai Filler dengan Metode Perawatan Membran," Jurnal Teknik Sipil MACCA, vol. 10, no. 2, pp. 159-170, 2025.


