https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JEMIL/issue/feedJournal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) 2026-03-04T14:54:36+07:00Muhamamd Rizal Masduljemil.unismuhpalu@gmail.comOpen Journal SystemsJEMIL (Journal of Educational Management and Islamic Leadership), published by Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palu, provides a vital forum for exchanging ideas to enrich theories, policies, and practices of Educational Management and Islamic Leadership in Indonesia. JEMIL is open access and peer-reviewed e-journal, published in Indonesia.https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JEMIL/article/view/8219Implementasi Kebijakan Merit Sistem dalam Promosi di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo2026-03-04T14:54:36+07:00Nandar Alfian Ganinandargani02@gmail.comMuhamad Reza TjokraMuhamadreza@gmail.comSarfan TaboSarfantabo@gmail.comMuten S NunaMutensnuna@gmail.com<table> <tbody> <tr> <td> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan Sistem Merit dalam proses promosi pegawai di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Gorontalo, khususnya ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Sistem Merit merupakan prinsip pengelolaan kepegawaian yang berbasis pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja pegawai, sehingga diharapkan menghasilkan promosi yang objektif dan adil. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor BKPP Kota Gorontalo yang berlokasi di Jalan 23 Januari, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam dengan aparatur dan pemangku kepentingan terkait, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan prosedur promosi pegawai. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan gambaran mendalam terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan promosi di lingkungan BKPP Kota Gorontalo belum sepenuhnya mengacu pada prinsip Sistem Merit. Berdasarkan teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III yang mencakup variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, ditemukan bahwa terdapat sejumlah kendala. Salah satu kelemahan utama adalah belum tersusunnya Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) yang seharusnya menjadi acuan dalam promosi. Selain itu, tidak adanya proses asesmen dalam menilai kompetensi pegawai menjadi hambatan dalam pelaksanaan promosi yang objektif dan transparan. Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan kebijakan promosi agar sejalan dengan prinsip meritokrasi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-02-28T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JEMIL/article/view/10217Efektivitas Ekonomi Pendidikan di Era Digital: Alokasi Sumber Daya untuk Efisiensi Lembaga Pendidikan Islam2026-03-04T14:54:36+07:00Naila Farohnailafaroh1405@gmail.com<table width="676"> <tbody> <tr> <td width="490"> <p>Di dunia pendidikan, idealnya setiap program dan lembaga mampu memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik dengan efisiensi sumber daya yang optimal, namun realitasnya keterbatasan anggaran, ketidakmerataan akses, perubahan kebutuhan pasar kerja, dan tuntutan digitalisasi sistem pendidikan seringkali menghalangi pencapaian ideal tersebut, sehingga penelitian ini menjadi sangat urgent. Penelitian ini mengevaluasi penerapan Analisis Biaya-Manfaat (CBA) dan Analisis Biaya-Efektivitas (CEA) dalam penyelenggaraan pendidikan Islam di tengah digitalisasi sistem pendidikan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa (1) CBA dan CEA terbukti efektif sebagai alat evaluasi ekonomi untuk menilai kelayakan program pendidikan berdasarkan biaya dan manfaat; (2) investasi pendidikan sebagai modal manusia memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang, dengan kelayakan bergantung pada perhitungan biaya peluang dan kesesuaian dengan kebutuhan pasar kerja; (3) efisiensi internal dan eksternal lembaga pendidikan harus terintegrasi agar lulusan relevan dan produktif di era digital; serta (4) produktivitas lembaga pendidikan ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran, relevansi kompetensi, dan kemampuan adaptif institusi dalam memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa (1) CBA dan CEA terbukti efektif sebagai alat evaluasi ekonomi untuk menilai kelayakan program pendidikan berdasarkan biaya dan manfaat; (2) investasi pendidikan sebagai modal manusia memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang, dengan kelayakan bergantung pada perhitungan biaya peluang dan kesesuaian dengan kebutuhan pasar kerja; (3) efisiensi internal dan eksternal lembaga pendidikan harus terintegrasi agar lulusan relevan dan produktif di era digital; serta (4) produktivitas lembaga pendidikan ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran, relevansi kompetensi, dan kemampuan adaptif institusi dalam memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.</p> <p> </p> <p><em>In the world of education, ideally every program and institution is able to provide maximum benefits for students with optimal resource efficiency, but in reality budget limitations, unequal access, changing job market needs, and demands for digitalization of the education system often hinder the achievement of these ideals, so this research is very urgent. This research applies the application of Cost-Benefit Analysis (CBA) and Cost-Effectiveness Analysis (CEA) in the implementation of Islamic education in the midst of the digitalization of the education system.The results of the community service show that (1) CBA and CEA are proven to be effective as economic evaluation tools to assess the feasibility of educational programs based on costs and benefits; (2) investment in education as human capital provides long-term economic and social benefits, with feasibility depending on the calculation of opportunity costs and suitability with labor market needs; (3) internal and external efficiency of educational institutions must be integrated so that graduates are relevant and productive in the digital era; and (4) the productivity of educational institutions is determined by the quality of the learning process, the relevance of competencies, and the adaptive ability of the institution in utilizing resources sustainably.</em></p> <p><em> </em></p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-03-04T14:19:08+07:00Copyright (c) 2026 Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JEMIL/article/view/8101Academic Academic Supervision2026-03-04T14:54:36+07:00sy.faizah qsyfaizahq36@gmail.com<p>Academic supervision is one of the essential instruments in improving the quality of education, particularly in guiding and developing teacher professionalism. In many educational institutions, especially in Indonesia, academic supervision is still often perceived merely as rigid administrative monitoring. In reality, its true essence lies in collaborative guidance aimed at enhancing the quality of teaching and learning. This study aims to describe how academic supervision significantly contributes to improving teacher competencies and the learning process. The research adopts a qualitative approach through a literature study method, collecting data from 20 relevant scientific references. The data were analyzed by identifying key themes, categorizing information, and interpreting interrelated concepts. The findings show that academic supervision has a positive impact on pedagogical competence, professionalism, and teacher motivation. Supervision models such as coaching, mentoring, clinical supervision, and ICT-based supervision have proven effective in creating a conducive working environment for improving the quality of teaching. Furthermore, the active involvement of school principals as supervisors plays a crucial role in the success of supervision to support educational transformation. This study concludes that academic supervision is not merely a control mechanism but a continuous development strategy that fosters a more professional, reflective, and innovative educational culture. Therefore, ongoing training and capacity building for supervisors are necessary so they can perform their roles optimally in supporting teachers toward high-quality learning outcomes.</p>2026-03-04T14:22:24+07:00Copyright (c) 2026 Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JEMIL/article/view/9927M Manajemen Pembelajaran Al-Quran Berbasis Ilmu Munasabah di Lembaga Pendidikan Islam2026-03-04T14:54:36+07:00Sartika Arifinsartikaarifin27@gmail.com<p>Di lembaga pendidikan Islam, pengajaran Al-Qur'an masih didominasi oleh pendekatan teknis untuk membaca dan menghafal. Namun, pendekatan pengajaran yang menekankan keterkaitan makna antar ayat dan surat belum berkembang dengan baik. Ini menunjukkan bahwa penguatan manajemen pembelajaran diperlukan untuk memberikan pemahaman Al-Qur'an yang kontekstual dan utuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana lembaga pendidikan Islam mengatur pembelajaran Al-Qur'an berdasarkan ilmu munasabah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen pembelajaran Al-Qur'an berbasis ilmu munasabah mampu mengintegrasikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis, serta membantu siswa memahami secara lebih komprehensif hubungan antara ayat dan surat.</p>2026-03-04T14:28:58+07:00Copyright (c) 2026 Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JEMIL/article/view/8111MODEL REKONSTRUKSI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: PERSPKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN BARAT2026-03-04T14:54:36+07:00indrita Datuamasputridatuamas24@gmail.com<p>Penelitian ini berfokus pada pentingnya kepemimpinan pendidikan yang efektif <br>dalam konteks global yang semakin kompleks. Dalam era globalisasi, pendekatan <br>kepemimpinan pendidikan perlu direkonstruksi dengan mempertimbangkan <br>perspektif filosofis dari tradisi pendidikan Islam dan Barat. Tujuan penelitian ini <br>adalah untuk merumuskan model kepemimpinan pendidikan yang kontekstual, <br>mengintegrasikan nilai-nilai dari kedua tradisi tersebut. Metode penelitian yang <br>digunakan adalah desain kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Populasi yang <br>diteliti mencakup berbagai literatur mengenai filsafat pendidikan Islam dan Barat, <br>sedangkan sampel diambil dari artikel, buku, dan jurnal relevan. Instrumen yang <br>digunakan adalah analisis dokumen dan wawancara dengan para ahli di bidang <br>pendidikan. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data, analisis konten, dan <br>sintesis informasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik untuk <br>mengidentifikasi pola-pola pemikiran dalam filsafat pendidikan. Temuan penelitian <br>menunjukkan bahwa model kepemimpinan pendidikan yang dihasilkan dapat <br>menggabungkan aspek-aspek etika, moral, dan praktik terbaik dari kedua tradisi. <br>Misalnya, pendekatan kepemimpinan yang berbasis pada nilai-nilai keadilan dan <br>kebersamaan dalam pendidikan Islam dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip <br>inovasi dan efisiensi yang diusung dalam tradisi pendidikan Barat. Kesimpulan dari <br>penelitian ini merekomendasikan implementasi model kepemimpinan yang holistik <br>dan kontekstual, serta saran untuk pengembangan program pelatihan bagi pemimpin <br>pendidikan yang mengedepankan kolaborasi antara nilai-nilai lokal dan global.</p>2026-03-04T14:33:41+07:00Copyright (c) 2026 Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL)