Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA <p style="text-align: justify;"><strong>Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman</strong> merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (<em>Original article research paper</em>) dengan fokus dan scope meliputi: Pendidikan Agama islam, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan Pendidikan&nbsp; Islam Anak Usia Dini. <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1516037710" target="_blank" rel="noopener">Jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun <strong>(Januari dan Juli)</strong></a>.</p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> en-US <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a></p><p><strong>IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman </strong>is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. </p> rizalmasdul@unismuhpalu.ac.id (Muhamamd Rizal Masdul) dirwasyah927@gmail.com (Dirwan) Wed, 23 Jul 2025 13:29:53 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Perspektif Gus Baha dalam Pendidikan Akhlakul Karimah https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7127 <p>Dalam&nbsp; penelitian ini saya mengambil&nbsp; tema tentang&nbsp;&nbsp; persepektif&nbsp; dakwah gus&nbsp; baha dalam&nbsp; pendidikan&nbsp; akhlakul karimah&nbsp;&nbsp;&nbsp; penelitian&nbsp; ini mengambil&nbsp; dari sebuah&nbsp; video&nbsp; ceramah nya&nbsp; KH, Ahmad Bahauruddin Nursalim&nbsp; (Gus Baha)&nbsp; di media sosial menceritakan sebagaimana&nbsp; penting&nbsp; pendidikan&nbsp; dan&nbsp; akhlak yang&nbsp; baik&nbsp; dalam&nbsp; ke&nbsp; hidupan sehari&nbsp;&nbsp; hari&nbsp; untuk&nbsp; setiap&nbsp; umat manusia&nbsp; Gus Baha&nbsp; merupakan&nbsp; seorang&nbsp; ulama&nbsp; dan&nbsp; pendakwah&nbsp;&nbsp; yang&nbsp;&nbsp;&nbsp; mempuyai&nbsp; bahasa yang khas&nbsp; dan&nbsp; mudah&nbsp; di pahami&nbsp; bagi&nbsp; setiap&nbsp; kalangan &nbsp;generasi&nbsp; muda beliau&nbsp; juga&nbsp; mengajarkan&nbsp; kita semua&nbsp; untuk&nbsp; saling&nbsp; ber toleran&nbsp; dan&nbsp; melakukan&nbsp; sebuah&nbsp; praktek&nbsp;&nbsp; dalam&nbsp; ke hidupan&nbsp; seharihari&nbsp;&nbsp; beliau juga&nbsp; menekankan&nbsp; betapa penting&nbsp; nya&nbsp; tentang&nbsp; sebuah&nbsp; pendidikan&nbsp; dalam ber akhlakul&nbsp; karimah&nbsp;&nbsp; untuk&nbsp; membentuk&nbsp; sebuah&nbsp; perilaku yang&nbsp; baik&nbsp; dan&nbsp; meningalkan&nbsp; sebuah&nbsp; larangan&nbsp; nya&nbsp; Allah&nbsp; swt&nbsp;&nbsp;&nbsp; dan&nbsp; beliau&nbsp; mengajarkan&nbsp; tentang&nbsp; nilai nilai&nbsp;&nbsp; moral&nbsp; dan nilai&nbsp; ke&nbsp; agamaan&nbsp; dakwah&nbsp; menekan&nbsp; peran&nbsp; penting&nbsp; dalam&nbsp; membagun&nbsp; sebuah&nbsp; karakter.&nbsp;</p> Tiara Aulia Khikmah, Ali As’ad Copyright (c) 2025 tiara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7127 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Implementasi Konsep Pendidikan Moderasi Beragama Berdasarkan Tafsir Al-Baqarah Ayat 143 dalam Pendidikan Agama Islam https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7784 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam nilai-nilai moderasi beragama dalam tafsir Q.S. Al-Baqarah ayat 143 serta implementasinya dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Latar belakang penelitian ini merespons maraknya radikalisme yang sering dikaitkan dengan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka. Sumber data berasal dari kitab tafsir klasik dan kontemporer, buku pendidikan Islam, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil menunjukkan bahwa nilai tawazun, i’tidal, dan tasamuh dalam ayat tersebut relevan dalam membentuk karakter moderat siswa. Implementasi di lembaga pendidikan masih perlu penguatan, terutama dari aspek guru, strategi pembelajaran, dan kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan langkah konkret agar tafsir moderat menjadi landasan pendidikan yang inklusif dan kontekstual.</p> Muhammad Kurniawan, Rusli Malli, Rahmi Dewanti Palangkey Copyright (c) 2025 Makmur Makmur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7784 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Pergeseran Pemikiran Islam di Era Digital, Tantangan dan Peluang bagi Muslim Milenial https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8015 <p class="TableParagraph" style="text-align: justify; margin: 0in 5.15pt .0001pt 5.4pt;"><span style="font-size: 9.0pt;">Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pemikiran Islam. Pergeseran ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi Muslim milenial yang hidup di tengah arus globalisasi informasi dan teknologi. Artikel ini membahas dinamika perubahan pemikiran Islam di era digital, dengan menyoroti bagaimana digitalisasi mempengaruhi cara Muslim milenial memahami, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilai Islam. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi penyebaran informasi yang tidak valid, polarisasi opini, dan ancaman terhadap keautentikan sumber ajaran Islam. Di sisi lain, peluang besar juga muncul, seperti akses yang lebih luas terhadap sastra Islam, platform untuk dakwah kreatif, serta ruang kolaborasi lintas budaya dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah. Dengan pendekatan analitis dan reflektif, artikel ini menawarkan strategi bagi Muslim milenial untuk mengoptimalkan peluang era digital sambil mengatasi tantangan yang ada, sehingga mampu menjaga relevansi Islam sebagai pedoman hidup yang dinamis dan universal di masa kini.</span></p> Surni Kadir, Kamal Copyright (c) 2025 surni kadir https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8015 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Wordwall (Studi Kasus: Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III di SDN 44 Ampenan) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7748 <p>Urgensi peningkatan praktik pendidikan di Indonesia, khususnya di pendidikan dasar, memerlukan metode pengajaran inovatif yang melibatkan siswa secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang dibantu oleh media Wordwall dalam matematika Kelas III di SDN 44 Ampenan. Memanfaatkan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan populasi siswa kelas tiga, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, pengamatan, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel dengan tujuan, dengan fokus pada kelompok siswa tertentu, meskipun jumlah sampel yang tepat tidak ditentukan. Temuan menunjukkan bahwa model PBL, ketika diintegrasikan dengan media Wordwall, mendorong keterlibatan siswa yang lebih besar dan meningkatkan pemahaman tentang konsep matematika. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa mengadopsi strategi pengajaran inovatif semacam itu dapat secara signifikan meningkatkan hasil pembelajaran di pendidikan dasar, mendorong pendidik untuk mengeksplorasi metodologi serupa di ruang kelas mereka. Penelitian ini berkontribusi pada wacana berkelanjutan tentang praktik pengajaran yang efektif di lanskap pendidikan Indonesia, menyoroti potensi alat pembelajaran berbantuan teknologi dalam mendorong keberhasilan siswa.</p> Eka Putra Ismail, Haerunisyah, Hildah Dwipa Nurahma, Ghina Salma Nafiah, Husnul Khotimah, Firatun Auliya Copyright (c) 2025 Eka Putra Ismail Eka Putra Ismail https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7748 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Fungsi dan Nilai Pendidikan Budaya Sintuwu Maroso Perspektif Islam https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7665 <p>Budaya lokal <em>Sintuwu Maroso</em> tidak hanya berfungsi sebagai identitas masyarakat Kabupaten Poso, tetapi juga memiliki fungsi dan nilai pendidikan yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggapai kehidupan harmonis ditengah masyarakat plural, khususnya pasca konflik terjadi di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap dan menjelaskan fungsi dan nilai pendidikan islam budaya <em>Sintuwu Maroso</em>, baik nilai sosial maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan (<em>library research</em>). Teknik analisis datanya dilakukan dengan cara menelaah dan menginterpretasi berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dokumen, dan sumber tertulis lainnya. Proses analisis dimulai dengan mengidentifikasi data yang relevan, kemudian mengklasifikasikannya sesuai dengan fokus penelitian.Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu menggambarkan, menafsirkan, dan menyusun informasi berdasarkan tema atau kategori tertentu. Peneliti melakukan reduksi data (pemilahan informasi penting), penyajian data secara sistematis, serta penarikan kesimpulan berdasarkan sintesis dari literatur yang ditelaah. Tujuannya adalah menghasilkan pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti, bukan sekadar mengumpulkan kutipan, tetapi membangun argumen atau deskripsi berdasarkan pemikiran teoritis dan hasil kajian literatur yang kredibel. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa budaya <em>Sintuwu Maroso</em> memiliki nilai-nilai Islami yang kuat, seperti persatuan, gotong royong, dan kedamaian, sehingga dapat berfungsi sebagai pedoman atau navigasi sosial Islami dalam kehidupan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa <em>Sintuwu Maroso</em> bukan hanya budaya lokal, tetapi juga selaras dengan ajaran yang menjadi pendidikan dalam Islam dan sangat penting untuk dilestarikan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.</p> Ibrahim Ismail, Makmur Copyright (c) 2025 Makmur Makmur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7665 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Efektifitas Kepemimpinan Berbasis Local Wisdom pada Lembaga Pendidikan Islam https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7658 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas praktik kepemimpinan berbasis kearifan lokal di lembaga pendidikan Islam, khususnya pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 dan Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah di Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner tertutup yang diberikan kepada 24 responden yang dipilih secara acak sederhana dari total 46 guru. Fokus penelitian ini adalah pada tujuh nilai utama budaya lokal Sintuwu Maroso: saling menghargai, saling mendukung, kebersamaan, toleransi, persatuan, persaudaraan, dan solidaritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ini dipersepsikan sangat efektif oleh para guru. Pendekatan ini mampu menciptakan harmoni, memperkuat loyalitas dan komitmen, serta meningkatkan iklim organisasi di lembaga pendidikan Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya kearifan lokal sebagai strategi kepemimpinan kontekstual untuk menghadapi tantangan dalam lingkungan pendidikan modern. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam praktik kepemimpinan dapat membantu lembaga pendidikan Islam tetap relevan dan efektif dalam mencapai tujuannya.</p> Zaitun, Makmur, Uswatun Hasanah Copyright (c) 2025 Makmur Makmur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7658 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Guru Sebagai Jantung Pendidikan Islam Sepanjang Masa: Studi di Madrasah Aliyah Poso Kota, Sulawesi Tengah https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7591 <p>Penelitian ini mengkaji peran sentral pendidik sebagai jantung pendidikan Islam di Madrasah Aliyah wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini menyoroti kontribusi pendidik dalam pengembangan pendidikan Islam. Sebanyak 35 guru dari Madrasah Aliyah Muhammadiyah Poso, Madrasah Aliyah Al-Ikhlas Poso, dan Madrasah Aliyah Alkhairaat Poso dijadikan responden melalui teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang disusun berdasarkan indikator esensial peran pendidik dalam konteks madrasah. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase skor dari setiap indikator, yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori: sangat baik (81–100), baik (61–80), sedang (41–60), kurang (21–40), dan sangat kurang (0–20). Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh nilai rata-rata 100%, tergolong dalam kategori “sangat baik”. Temuan ini menegaskan bahwa pendidik memiliki peran strategis dalam membentuk sistem pendidikan, membangun landasan pengetahuan dan keterampilan, beradaptasi terhadap perubahan, menjaga keseimbangan pendidikan, serta mengasuh aspek spiritual, intelektual, moral, sosial, dan praktis peserta didik. Kesimpulannya, pendidik merupakan kekuatan utama dalam menopang dan memajukan pendidikan Islam. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pengakuan dan penguatan berkelanjutan terhadap peran strategis guru dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas dan relevan dengan dinamika zaman. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya mengakui dan mendukung guru dalam meningkatkan pendidikan Islam yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman.</p> Makmur Copyright (c) 2025 Makmur Makmur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/7591 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Perbandingan Metode Pembelajaran Islam Tradisional dan Modern dalam Pembentukan Akhlak Peserta Didik https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8144 <p>Pembentukan akhlak peserta didik merupakan bagian penting dalam pendidikan Islam yang bertujuan menciptakan generasi berkarakter mulia. Artikel ini membahas perbandingan antara metode pembelajaran Islam tradisional dan modern dalam upaya membentuk akhlak peserta didik. Metode tradisional menekankan interaksi langsung antara guru dan murid dengan pendekatan sanad dan keteladanan, sedangkan metode modern mengintegrasikan teknologi dan pendekatan pedagogis kontemporer untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara terhadap pendidik di beberapa lembaga pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi kedua metode dapat memberikan hasil optimal dalam pembentukan akhlak, dengan metode tradisional memperkuat fondasi spiritual dan metode modern meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, kolaborasi metode tradisional dan modern sangat dianjurkan untuk menghasilkan generasi Muslim yang berakhlak mulia dan adaptif terhadap perkembangan zaman.</p> A. Moh. Ickhamal Suryadinata, Adhriansyah A. Lasawali , Mega Copyright (c) 2025 A. Moh. Ickhamal Suryadinata, Adhriansyah A. Lasawali , Mega https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8144 Tue, 22 Jul 2025 00:00:00 +0700 Membangun Keluarga Muslim Progresif melalui Pendekatan Fiqh Ekologis https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8145 <p>Ketahanan yang ditunjukkan oleh keluarga-keluarga Muslim dikembangkan tidak semata-mata melalui dimensi ekonomi dan spiritual, tetapi juga melalui kesadaran ekologis yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam. Artikel ilmiah ini berusaha untuk menyelidiki cara di mana nilai-nilai yang melekat dalam fiqh ekologis dapat digabungkan dan dinilai sebagai elemen penyumbang dalam pembentukan keluarga Muslim yang tangguh. Kerangka metodologis ini menekankan prinsip-prinsip dasar fiqh ekologis, yang meliputi: kewajiban pengelolaan (amanah), larangan bahaya (fasad), prinsip keseimbangan (mizan), kesucian lingkungan (taharah), dan penggunaan sumber daya yang bijaksana (israf). Menggunakan metodologi kualitatif-deskriptif yang didasarkan pada tinjauan literatur, artikel ini meneliti manifestasi nilai-nilai tersebut dalam konteks domestik—mencakup praktik konsumsi berkelanjutan, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pendidikan lingkungan dalam unit keluarga—di samping dampaknya pada berbagai dimensi ketahanan keluarga: spiritual, emosional, dan sosial. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi fiqh ekologis dalam unit keluarga tidak hanya meningkatkan keharmonisan dengan lingkungan alam tetapi juga menumbuhkan solidaritas, kesederhanaan, dan kesadaran kolektif sebagai komponen integral dari ibadah. Artikel ini menganjurkan perumusan instrumen evaluatif yang dirancang untuk mengukur implementasi nilai-nilai fiqh ekologis dalam kerangka keluarga Muslim.</p> Ranny Apriani Nusa, Abdurrahman Abdul Latief , Khalilah Nur ‘Azmy Copyright (c) 2025 Ranny Apriani Nusa, Abdurrahman Abdul Latief , Khalilah Nur ‘Azmy https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8145 Wed, 23 Jul 2025 00:00:00 +0700 Implementasi Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Pembelajaran Bahasa Arab di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8196 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran bahasa Arab di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Model CTL diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata, serta mengembangkan keterampilan berbicara, menulis, dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model CTL berhasil dilakukan dengan pendekatan <em>Relating</em>, <em>Experiencing</em>, <em>Applying</em>, dan <em>Cooperative</em>, yang membuat siswa lebih terlibat aktif dalam pembelajaran. Faktor pendukung utama dalam penerapan CTL antara lain komitmen guru, fleksibilitas kurikulum, penggunaan teknologi, dan penilaian autentik. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti kurangnya dukungan orang tua, rendahnya partisipasi siswa, dan keterbatasan sarana dan prasarana. Analisis keterkaitan antara implementasi CTL dan hasil pembelajaran bahasa Arab menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara, menulis, serta pemahaman materi oleh siswa. Penerapan CTL membantu siswa menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di kelas dengan pengalaman hidup mereka, sehingga pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih bermakna dan aplikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan hasil pembelajaran bahasa Arab, meskipun masih terdapat tantangan yang perlu diatasi.</p> Athifah Muthmainnah, M. Ilham Muchtar, Nur Fadilah Amin Copyright (c) 2025 Athifah Muthmainnah, M. Ilham Muchtar, Nur Fadilah Amin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8196 Mon, 28 Jul 2025 00:00:00 +0700 Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Kota Parepare (Studi Kasus di SMK Muhammadiyah Kota Parepare) https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8249 <p>Latar belakang kajian ini didasarkan pada pentingnya penguatan nilai-nilai Islam wasathiyah sebagai respon terhadap dinamika keberagaman dan potensi disorientasi beragama di kalangan pelajar. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek pokok, yaitu: (1) konsep dan kebijakan moderasi beragama dalam konteks kelembagaan, (2) implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam praktik pendidikan, baik secara kurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler, serta (3) implikasi aktualisasi moderasi beragama terhadap perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi <em>(content analysis)</em>. Pendekatan teologis digunakan untuk mengkaji prinsip-prinsip Islam wasathiyah sebagai dasar normatif dari konsep moderasi beragama, sekaligus sebagai pisau analisis terhadap praktik pendidikan di lembaga yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kota Parepare telah mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama secara sistematis dalam kebijakan dan praktik pendidikan, meskipun pada tataran implementasi di lapangan masih terdapat beberapa aspek yang belum berjalan secara optimal. Nilai-nilai seperti toleransi, keterbukaan terhadap perbedaan, serta cinta tanah air diinternalisasikan dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah sehari-hari. Implementasi moderasi beragama berdampak positif terhadap peserta didik dalam tiga ranah utama: kognitif (pemahaman keagamaan yang moderat), afektif (sikap inklusif dan empatik), dan psikomotorik (perilaku sosial yang harmonis dan toleran). Penelitian ini menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, moderat, dan berwawasan kebangsaan.</p> Alfian Shaddam Syafei, Abdul Halik, M. Nasri Hamang, Mahsyar Idris, Amir Patintingan Copyright (c) 2025 Alfian Shaddam Syafei, Abdul Halik, M. Nasri Hamang, Mahsyar Idris, Amir Patintingan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/8249 Wed, 30 Jul 2025 00:00:00 +0700