STUDI KUALITAS BAKTERI AIR PERPIPAAN DI DESA ILAMBE WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAKEA KABUPATEN BUOL

Mirsa Mirsa(1*), Jamaluddin Sakung(2), Budiman Budiman(3)
(1) Bagian KL-KK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian KL-KK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.397

Abstract


Air merupakan kebutuhan yang penting bagi kehidupan manusia. Manusia tidak dapat melanjutkan kehidupannya tanpa penyediaan air yang cukup dalam segi kuantitas dan kualitasnya. Pencemaran air bersih dapat menimbulkan kerugian bagi kesehatan manusia. Gangguan kesehatan tersebut terjadi karena adanya pencemaran air yang mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Bakteri Air Perpipaan di Desa Ilambe Kecamatan Lakea Kabupeten Buol. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional dengan mengamati langsung pada air perpipaan yang digunakan masyarakat di Desa Ilambe Kecamatan Lakea Kabuapten Buolserta melakukan uji laboratorium pada sampel air. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemeriksaan sampel air pada bak penampungan desa dengan total MPN 44/100 ml, sampel air kran dengan total MPN 12/100 dan sampel air pada bak penampungan masyarakat 438/100 ml. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa kualitas air di Desa Ilambe untuk penampungan Desa dan air keran masih memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan sedangkan untuk penampungan masyarakat tidak memenuhi syarat kesehatan menurut Permenkes 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang syarat-syarat kualitas air bersih dengan nilai MPN < 50/100ml. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan tambahan informasi bagi praktisi kesehatan sebagai rujukan dalam melakukan penelitian selanjutnya serta sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan khususnya tentang kualitas air bersih.

Full Text:

PDF

References


Alang. 2015. Deteksi Colifrom Air PDAM di Beberapa Kecamatan Kota Makassar. Jurnal Biologi: Hal 16-20.

Nuria, dkk. 2009. Uji Kandungan Bakteri E.coli pada Air Minum Isi Ulang Dari Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Rembang. Mediagro. 5 (1). Hal 27-35

Nisa Chaerul. 2013. Kualitas Air Tanah Bebas Berdasarkan Satuan Permukiman Di Kotamadya Surakarta. Surakarta: Forum Geografi, Fakultas Geografi UMS Nomor 20 Agustus 2012.

Oviantari Vivi, 2011. ”Studi Kualitas Air di Mata Air Sanggalangit, Pemuteran dan Bayuwedang Kecamatan Grokgak, Kabupaten Buleleng. Provinsi Bali”. Tesis. Universitas Udayana. Denpasar.

Rosyidah. 2008. Uji Dosis Serbuk Asam Jawa (Tamarindus indica) Sebagai Biokoagulan Terhadap Standar Kualitas Air Ditinjau dari Aspek Fisik, Kimiawi dan Bakteriologis. Skripsi. Universitas Islam Negeri Malang. Malang.

Widiyanti. 2012. Analisis Kualitatif Bakteri Koliform Pada Depo Air Minim Isi Ulang di Kota Singaraja Bali. Jurnal Ekologi Kesehatan. Vol.3, No. 4. Bali.

Yani, A. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Kerentanan Penyakit Diare Pasca Pelaksanaan Pesta Adat Kiki Sapu Dan Hambatan Terhadap Pencegahannya. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 1(2), 58-62.


Article Statistic

Abstract view : 6 times
PDF views : 2 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.