HUBUNGAN SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA KARYA MANDIRI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ONGKA KECAMATAN ONGKA MALINO

Munawaroh Munawaroh(1*), Sudirman Sudirman(2), Andi Reza Alief Chairin Nor(3)
(1) Bagian Kesling, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.386

Abstract


Penyakit diare hingga saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia, dimana kondisi patologis yang mengakibatkan terjadinya kelainan baik secara morfologi maupun fisiologi yang diakibatkan karena interaksi antar manusia maupun interaksi dengan hal - hal yang berada di lingkungan sekitar yang berisiko menimbulkan penyakit diare, sebagai akibat dari konsumsi air yang berasal dari sumber air yang tercemar, sanitasi yang buruk, kepadatan penduduk, perilaku ibu yang buruk dan praktik kebersihan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Sanitasi dasar dengan kejadian diare di desa Karya Mandiri Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Case Control yaitu rancangan studi epidemologi yang mempelajari hubungan antara paparan dengan cara membandingkan kelompok kasus dan kelompok control.Pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random sampling terhadap 23 kasus 23 sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian diare adalah kwalitas sumber air bersih (OR=0,233), Sedangkan variabel yang ada hubungan adalah kepemilikan tempat sampah (OR=10,857), kepemilikan jamban (OR=24,000), kepemilikan SPAL (OR=24,000) Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan dengan kwalitas fisik air, tetapi ada hubungan antara kepemilkan tempat sampah, kepemilikan jamban dan kepemilikan SPAL. Saran dalam penelitian ini adalah Bagi petugas Puskesmas disarankan untuk melakukan pemantauan kesehatan lingkungan perumahan.

Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan RI. 2005. Petunjuk Teknis dan Tata Laksana Diare pada Balita, Jakarta (Online :http://www.depkesgo.id)

Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong. 2016. Profil Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2016. Parigi.

Fitra Dini., Rizanda Machmud., Roslaili Rasyid. 2015. Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Andalas. 2015

MDGS. 2015. Program Milinium Develomen Goals Menurunkan angka Kematian Balita, 2015

Nurbaya. 2014. Hubungan pengetahuan dan kepemilikan Sarana Air Limbah (SPAL) dengan kejadian Diare. Skripsi tidak diterbitkan. Universitas Muhammadiyah Palu, Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Puskesmas Ongka. 2016. Profil Kesehatan Puskesmas Ongka Tahun 2016,Ongka

Permenkes no. 416/Menkes/Per/IX/1990,Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Bersih

Rahman, Irianto., Widoyo, Slamet., Siswanto, Heri., Biantoro. 2016. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Di Desa Solor Kecamatan Cermee Bondowoso. Handono Fatkhur NurseLine Journal Vol. 1 No. 1 Mei 2016 ISSN 2540-7937STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Soegiyanto, 2015. Ilmu Penyakit Anak Diagnosa dan Tata Penatalaksaan. Salemba Medika, Jakarta


Article Statistic

Abstract view : 2 times
PDF views : 0 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.