FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT DIARE PADA ANAK BALITA DI DESA BAINA’A KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Kiki Ardianti(1*), Budiman Budiman(2), Herlina Yusuf(3)
(1) Bagian KL-KK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian KL-KK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.379

Abstract


Penyakit diare sering menyerang bayi dan balita, bila tidak diatasi lebih lanjut akan menyebabkan dehidrasi yang mengakibatkan kematian. Banyak faktor risiko yang diduga menyebabkan terjadinya penyakit diare pada bayi dan balita di Indonesia. Salah satu faktor risiko yang sering diteliti adalah faktor lngkungan yang meliputi sarana air bersih (SAB), jamban, saluran pembuangan air limbah (SPAL), kualitas bakteriologis air, dan kondisi rumah. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit diare pada anak balita di Desa Baina’a Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 52 anak balita uji Statistik yang digunakan adalah “Chi Square” , penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Mei sampai dengan juni 2018 di Desa Baina’a Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara kondisi fisik air dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.000, ada hubungan bermakna antara kepemilikan jamban dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.019, ada hubungan bermakna antara kepemilikan tempat sampah dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.000, dan ada hubungan bermakna antara saluran pembuangan air limbah (SPAL) dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.006. Disarankan kepada instansi diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan bahan pertimbangan bagi Puskesmas Tinombo, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah, dan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil suatu kebijakan dalam melaksanakan pemberantasan penyakit Diare.

Full Text:

PDF

References


Adisasmito W., 2007. Faktor Resiko Diare Pada Bayi dan Balita di Indonesia. Systemic Review Penelitian Akademik Bidang Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

Ariyanti, 2017. Data Pengelola Diare Tahun 2017. Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah.

Desi Nurfita. 2017. journal.uad.ac. id/index. php/ KesMa s/article/ download/ 7139/pdf_103. Jurnal Penelitian.Diakses 2 Juli 2018.

Devi Nugraheni 2012 https://media.neliti.com/.../18723-ID-hubungan-kondisi-fasilitas-sanitasi-dasar-dan-pe... Jurnal Penelitian. Diakses 2 Juli 2018

I W Arimbawa 2014.erepo.unud.ac.id/.../1002006113-1 Jurnal % 20 Arimbawa % 20 % 28 HUBUNGAN % 20F... Jurnal Penelitian.Diakses 2 Juli 2018

Kadarudin, dkk 2014. repository. unhas. ac. Id / bitstream / handle /.../ KADARUDDIN % 20K11108339. pdf?... 1. Jurnal Penelitian.Diakses 2 Juli 2018.

Minarti, 2017. Data Pengelola Diare Tahun 2017. Puskesmas Tinombo.

M Sriwahyuni 2014 .journal.unair. ac. id/ download- fullpapers –jupromke s4864e3d614full. pdf. Jurnal Penelitian.Diakses 2 Juli 2018.

Nurhayati, 2017. Data Pengelola Diare Tahun 2017. Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong.

Sander, M. A. (2005). Hubungan Faktor Sosio Budaya Dengan Kejadian Diare Di Desa Candinegoro Kecamatan Wonoayu Sidoarjo. Jurnal Medika. Vol 2. No. 2. (Diakses 3 januari 2018)

Tri Bintoro 2010. eprints.ums.ac.id/9271/2/J410050010.pdf. Jurnal Penelitian.Diakses 2 Juli 2018.


Article Statistic

Abstract view : 5 times
PDF views : 5 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.