ANALISIS SANITASI DASAR PADA RUMAH MAKAN DI KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Irwan Irwan(1*), Miswan Miswan(2), Herlina Yusuf(3)
(1) Bagian KESLING, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian KESLING, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.377

Abstract


Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1098/MENKES /SK/VII/2003 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran. Rumah makan/restoran merupakan salah satu jasa boga yang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman bagi kepentingan umum. Syarat dasar sanitasi rumah makan antara lain : ketersediaan air bersih, kepemilikan SPAL, Kepemilikan jamban, tersedianya tempat sampah, tempat cuci tangan, dan fasilitas kebersihan di dalam rumah makan (makanan, dapur yang bersih, keadaan ventilasi dan lain-lain). Tujuan Penelitian adalah mengetahui Analisis Sanitasi Dasar pada Rumah Makan di Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dimana peneliti melakukan observasi/pengamatan langsung terhadap objek serta melakukan wawancara langsung. Objek penelitian adalah rumah makan Adelia yang berada di Desa Posona Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong (total populasi). Hasil penelitian menunjukkan dari empat dasar sanitasi yaitu keadaan air bersih didapatkan belum memenuhi syarat fisik air, pengelolaan sampah didapatkan bukan termasuk dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar, kepemilikan SPAL didapatkan tidak memenuhi syarat kesehatan, dan kepimilikan jamban didapatkan sudah memenuhi syarat kesehatan di rumah makan Adelia Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan dari empat dasar sanitasi yang ditinjau ternyata ada 3 yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Saran dalam penelitian diharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong untuk memberikan sosialisasi untuk semua pemilik rumah makan agar lebih memperhatikan dasar sanitasi lingkungan rumah makannya.

Full Text:

PDF

References


Azwar, A. 2010. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Mutiara, Jakarta.

Dharma, Surya. 2014. Higiene Sanitasi Makanan Jajanan Di Simpang Selanyang Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatera Utara Tahun 2014. Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Hanafiah, 2012. Tinjauan Fasilitas Sanitasi Rumah Makan di Kota Banda Aceh. Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh. Banda Aceh.

Notoatmodjo. S. 2010. Ilmu Kesehatan Masyarakat.Edisi 1 Rineka Cipta :

Jakarta.

Nugroho, M. 2014. Kondisi Higiene Penjamah Makanan Dan Sanitasi Kantin Di SMAN 15 Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan. Vol. 7 No. 2

Salim, E. 2013. Pengantar Ilmu Lingkungan Hidup . Erlangga. Jakarta.

Sirajuddin, 2013. Pengaruh Waktu Pajan Terhadap Total Mikroba Dan Jenis Mikroba Patogen Dalam Makanan Jajanan Gorengan Di Workshop Kampus Universitas Hasanuddin Makassar. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar

Susanna, D. 2013. Kontaminasi Bakteri E.coli pada Makanan pedagang kaki Lima di Sepanjang jalan Margondo Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Vol 5, No 3

Yuliani, 2012. Studi Hygiene Sanitasi Rumah Makan Di Kecamatan Kota Timur Dan Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo. Skripsi. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.

Yunus, S, 2015. Hubungan Personal Higiene dan Fasilitas Sanitasi dengan Kontaminasi Escherichia Coli Pada Makanan Di Rumah Makan Padang Kota Manado Dan Kota Bitung. Manado. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5, No. 2. Universitas Sam Ratulangi. Manado


Article Statistic

Abstract view : 1 times
PDF views : 0 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.