HUBUNGAN SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU

I Wayan Hendrik Purwanto(1*), Miswan Miswan(2), Ahmad Yani(3)
(1) Bagian Kesling, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian Kesling, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian Promkes, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.368

Abstract


Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan, penularan penyakit diare dapat terjadi secara secara fekal-oral, melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi agen yang berasal dari air yang tercemar maupun dari tinja yang terkontaminasi. Sanitasi dasar rumah sangat erat hubungannya dengan angka kejadian penyakit menular terutama diare, Lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap terjadinya kajadian penyakit diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sanitasi dasar dengan kejadian diare pada anak Balita di Wilayah kerja Puskesmas Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah analitik dalam bentuk survey yang bersifat observasional dengan metode pendekatan Case Control yaitu rancangan penelitian yang membandingkan antara kelompok kasus dengan kelompok kontrol yang sudah diketahui kejadiannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara kualitas fisik air dengan kejadian diare pada anak balita dengan nilai P Value 719 (>0,05) dan ada hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare P Value 0,000 (<0,05) serta kondisi tempat sampah 0,000 (<0,05) namun tidak ada hubungan yang bermakna antara kepemilikan saluran pembuangan air limbah (SPAL) dengan kejadian diare pada anak balita dengan nilai P Value 497
(>0,05), dan ke empat variabel tersebut merupakan faktor risiko terhadap kejadian diare pada anak balita. Hasil penelitian menyarankan agar instansi kesehatan lebih melakukan penyuluhan tentang sanitasi dan penyuluhan tentang penyakit diare.


Full Text:

PDF

References


Andrean, Dikky. P.P., Murshid R, Tri Joko. 2017,Hubungan Sanitasi Dasar Dan PersonalHygiene DenganKejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Jurnal Kesehatan Masyarakat,Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang.

Dinkes Sulteng.2015, profil kesehatan provinsi Sulawesi tengah,Pemerintah Sulawesi Tengah, Dinas Kesehatan,UPT Survailans, Data Dan Informasi.

Dinkes kota palu 2015,2016,2017, Rekapitulasi penderita diare menurut golongan umur.

Langit, Lintang Sekar. 2016. Hubungan Kondisi Sanitasi Dasar Rumah Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rembang 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang.

Lailatul Mafazah. 2013. Ketersediaan Sarana Sanitasi Dasar, Personal Hygiene Ibu Dan Kejadian Diare. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Universitas Negeri Semarang.

Puskesmas Talise,2015,2016,2017,Rekapitulasi Penderita Diare Menurut Golongan Umur.

Riskesdas.2013, Badan penelitian dan pengembangan kesehatan kementerian kesehatan RI.

Steven.A.T & Azizah R. 2013. Hubungan Sanitasi Dasar Rumah Dan Prilaku Ibu Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Bena Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga.

Sukma, Wirawan Ariko. 2017. Hubungan Sumber Air Minum,Kualitas Fisikair Bersih Dan Personal Hygiene Dengan Kejadiandiare Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu.Universitas Muhammadiyah Semarang.

WHO.2017,Media Centre, Diarrhoeal Disease,(Online) Available at : Who.int/ mediacentre/factsheets/fs330/en/.


Article Statistic

Abstract view : 2 times
PDF views : 4 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.