TINGKAT PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK DENGAN TEKNIK MODERN DRESSING DI KLINIK RISKY WOUND CARE CENTER PALU

Ahmad Muliadi(1*), Firdaus J. Kunoli(2), Nurjanah Nurjanah(3)
(1) Bagian Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.356

Abstract


Diabetes melitus (DM) atau penyakit kencing manis adalah penyakit yang disebabkan karena kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan oleh pankreas secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyembuhan luka diabetik dengan teknik modern dressing di Klinik Rizky Wound Care Centre (RWCC) Palu. Jenis penelitian adalah Survey Deskriptif dimana dalam penelitian ini penulis ingin melihat distribusi Penyembuhan luka diabetik di Klinik RWCC (Rizky Wound Care Center) Palu. Pengambilan sampel dilakukan dengan Accidental Sampling pengambilan kasus pasien dengan luka diabetik yang kebutulan tersedia terhadap 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa di klinik RWCC didapatkan 30 pasien yang mengalami luka diabetik, dan ketiga puluhnya mengalami penyembuhan luka lebih cepat. Penyembuhan luka diabetik dapat disimpulkan bahwa perawatan luka diabetik dengan menggunakan teknik modern dressing lebih cepat proses terjadi penyembuhan luka, dengan cepat telah terjadi granulasi pada luka diabetik. Penelitian ini menyarankan agar instansi diharapkan menyediakan literatur-literatur yang lebih memadai untuk keperluan penelitian sehingga dengan literatur yang memadai maka kualitas penelitian akan lebih ditingkatkan khususnya modern dressing.

Full Text:

PDF

References


Adrian, A., S. Fathonah, dkk. 2017. “Pengaruh Ultra Filtration Rate (Ufr) Terhadap Kadar Gula Darah Dan Tekanan Darah Pada Pasien Dm (Diabetes Melitus) Dengan Komplikasi Cronic Kidney Disease (Ckd) Yang Menjalani Hemodialisis”. Jurnal Keperawatan 10(1): 81-89.

Barr JE. 2011. “Pedoman Praktik Klinis untuk Menejemen Nyeri”. Journal Critical Medicine 41(1): 263-306.

Benedeeto. 2014. “Adiponekin, Faktor Resiko Metabolik”. Jurnal american Society of Nephrology 13(1):134-141

Falanga, V. 2017. “Penyembuhan Luka dan Kerusakan di Kaki Diabetes”. Journal Science Direct 366(9498): 1736-1743.

Handayani, L. 2016. “Studi Meta Analisis Perawatn Luka Kaki Diabetes dengan Modern Dressing”. Jurnal of health science. Universitas Muhammadiyah Jember 2(6).

Maryunani, A. 2013. Perawatan LukaModern (Modern Woundcare) Terkini dan Terlengkap. In Media. Jakarta.

Rusnoto, R. dan W. Winarto. 2017. Pengetahuan dan Kepatuhan Kontrol Gula Darah Sebagai Pencegahan Ulkus Diabetikum. URECOL.

RWCC Palu, 2017. Profil Rizky Wound Care Center. Palu

Sary, W. 2012. Certified Wound Care Clinician Associate. Buku Panduan Pelatihan Perawatan Luka. Edisi 1. Bogor

Sinaga, M. dan R. Tarigan. 2012. “Penggunaan Bahan Pada Perawatan Luka”. Jurnal Keperawatan Klini 2(1).

Sudartin. 2015. Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah. Palu

Tiara, S., N. I. W. Sukawana, S. Kep, dkk. 2013. Efektifitas Perawatan Luka Kaki Diabetik Menggunakan Balutan Modern Di Rsup Sanglah Denpasar Dan Klinik Dhalia Care, Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana 1(1):6.


Article Statistic

Abstract view : 15 times
PDF views : 11 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.