ANALISIS KANDUNGAN GIZI MAKRO KERUPUK BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS)

Fatmawati Fatmawati(1*), Abdul Hakim Laenggeng(2), Finta Amalinda(3)
(1) Bagian Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah palu
(2) Bagian Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah palu
(3) Bagian Biostatistik, Fakultas Kesehatan masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.347

Abstract


Buah naga atau dragon fruit mempunyai kandungan zat bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh diantarannya antioksidan (dalam asam askorbat, betakaroten, dan anthosianin), serta mengandung serat pangan dalam bentuk pektin. Salain itu dalam buah naga terkandung beberapa mineral seperti kalsium, phosfor, besi, dan lain-lain. Vitamin yang terdapat di dalam buah naga antara lain vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan vitamin C. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan Karbohidrat, Protein, Lemak, Air, dan Abu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan analisis laboratorium. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 sampel. Hasil penelitian menunjukkan yaitu analisis kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat kerupuk buah naga merah, diperoleh kandungan gizi makro dengan hasil nilai rata-rata adalah Lemak 17,74%, Protein 7,27%, Karbohidrat 70,25%, Air 4,72%, dan Abu 0,01%. Diketahui bahwa dari tiga sampel kerupuk buah naga merah, kandungan gizi yang baik dalam perbandingan pembuatan kerupuk buah naga merah terdapat pada sampel 3 dengan perbandingan 1 : 4 yaitu 9,98%, 8,899% pada sampel 2 dengan perbandingan 2 : 3, dan 2,96% pada sampel pertama dengan perbandingan 4 : 1. Diharapkan kepada masyarakat untuk lebih peduli tentang masalah kesehatan dalam memilih makanan siap saji dan melihat kandungan gizi pada label kemasan dan terstandar di balai POM. Diharapkan kepada peneliti yang selanjutnya agar melanjutkan penelitian ini mengenai Uji Organoleptik, serta lebih memperhatikan cara menganalisis bahan yang akan diteliti sehingga tidak terdapat kekeliruan serta diperoleh hasil yang maksimal.


Full Text:

PDF

References


Basri H, dkk, 2013, Aklimatisasi Bibit Tanaman Buah Naga (Hylocereus Undatus) pada Tingkat Naungan Berbeda E-J. Agrotekbis 1 (4)

Cakrawati, dkk, 2012 Bahan Pangan, Gizi, dan Kesehatan. Alfabeta Bandung.

Maigoda, T. C, dkk, 2016. Persentase Lemak Pada Organ Hati Tikus Jantan (Sprague Dawley) Obes yang Diberi Tepung Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) dan Olahraga Renang J. Gizi Pangan, Volume 11, Nomor 2

Majhan, Al. 2016. Pembuatan Kerupuk Dari Daging Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis). Karya Tulis Ilmiah Publikasi. Politani Negeri Samarinda

T. Nur, 2017 Analisis Kadar Air, Kadar Abu, dan Zat Gizi Makro Abon Ikan Produksi Industri Rumah Tangga Kota Palu

Wiardani, K.N, dkk 2014 Jus Buah Naga Merah Menurunkan Kadar Glukosa Darah Penderita ADMT2 Jurnal Skala Husada Volume 11 Nomor 1

Yanti R, dkk, 2015. Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) dengan Proses Pengolahan yang Berbeda jurnal Skala Kesehatan Volume 6 No 1


Article Statistic

Abstract view : 2 times
PDF views : 2 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.