FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA USIA LANJUT DI POSYANDU LANSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAOLAN KABUPATEN TOLI-TOLI

Ashar Ashar(1*), Sudirman Sudirman(2), Abdul Kadri(3)
(1) Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(2) Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(3) Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/jom.v1i1.334

Abstract


Berdasarkan data dari Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-toli tahun 2015 cakupan pelayanan kesehatan lansia yang berumur ≥ 60 tahun di Kabupaten Toli-toli sebanyak 843 jiwa dengan jumlah lansia sebanyak 1.902 jiwa. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toli-toli tahun 2016, Puskesmas Baolan merupakan salah satu puskesmas yang memiliki capaian kinerja standar pelayanan kesehatan pada usia lanjut terendah dengan jumlah lansia yang berumur ≥60 tahun sebanyak 110 jiwa. Untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan Pemanfaatan pelayanan kesehatan pada usia lanjut di Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-toli. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional Study dimana variabel dependent dan variabel independent dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara Sikap Lansia dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Lansia di posyandu lansia Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-toli dengan nilai P = 0,248 (>0,05), ada hubungan antara Dukungan Sosial dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Toli-toli dengan nilai P = 0,021 (>0,05), ada hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjut usia di puskesmas baoalan kabupaten Toli-toli p = 0,021 (<0,05). Berdasarkan penelitian tersebut maka disarankan agar Diharapkan pihak instansi untuk mengikut sertakan peran keluarga lansia dalam mendukung pemanfaatan pelayanan kesehatan. Serta meningkatkan penyuluhan berbagai macam hal terkait masalah kesehatan dalam pelayanan kesehatan lansia.

Full Text:

PDF

References


Dinas Sosial Daerah Istimewah Aceh, 1995, pola pelayanan lanjut usia di masa depan , banda aceh.

Handoko, Martin., 2011. Motivasi Daya Penggerak Tingkah Laku. Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Kemenkes RI.Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan. Semester 1 2013. Jakarta 2013.2010

Kementrian Kesehatan RI. Pedoman Umum Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lansia. jakarta; Kemenkes RI 2011.

Kementrian Kesehatan RI. Pedoman Penilaian Program Kesehatan Lansia lanjut Bagi Petugas Kesehatan. Jakarta Kemenkes RI

Komnas Lansia. 2010. Pedoman Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Lansia. Jakarta.

Nugroho W. Keperawatan Gerontik Dan Giantrik. Edisi 2. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGCA 2011.

Notoatmadjo S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta; Bineka Cipta

Putra, D. 2016. Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman. Padang. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas.

UPT Puskesmas Baolan. 201

Walgito, B. 2013. Psikologi Sosial (Suatu Penganatar). Edisi 3 Yogyakarta; Andi Of Setwalgito

Chairin Noor, A., Andri, M., Yani, A., & Sudirman, S. (2017). Legal Aspects Occupational Safety and Health of the Work Force in the Bussiness Of Dinamis Abadi City Of Palu. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7 (2), 131-135.


Article Statistic

Abstract view : 1 times
PDF views : 0 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.